DCNews, Jakarta — Lima bulan sebelum pesta olahraga Asia Tenggara digelar, Tim Gulat Indonesia mengintensifkan persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand dengan menggelar pemusatan latihan (TC) selama hampir dua bulan di Korea Selatan. Sebanyak 12 pegulat nasional telah diberangkatkan sejak 20 Juli dan dijadwalkan berlatih hingga 5 September 2025.
Program latihan ini berlangsung di dua lokasi: Taebaek City Training Camp pada 21 Juli–21 Agustus dan Incheon City Training Camp pada 22 Agustus–5 September. Pelatnas ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah PP PGSI (Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) demi mempertahankan, bahkan melampaui, prestasi SEA Games 2023 di Kamboja, yakni 6 emas, 6 perak, dan 2 perunggu.
Ketua Umum PP PGSI, Trimedya Panjaitan, mengingatkan para atlet untuk menjaga sikap profesional dan konsistensi performa selama berada di luar negeri. “Manfaatkan TC di Korea ini secara optimal. Jaga kesehatan dan berlatihlah serius. Target kita bukan hanya mempertahankan, tapi meningkatkan perolehan medali di SEA Games Thailand nanti,” ujarnya saat memimpin rapat persiapan SEA Games di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Minggu (3/8/2025).
Rapat tersebut turut dihadiri Sekjen PP PGSI Gusti Randa, pengurus bidang humas Alam Panjaitan, bidang hukum Mitiara Tiffany, bidang umum dan kesehatan Petrus Panjaitan, serta pelatih nasional.
Susunan Atlet dan Pelatih
Ke-12 atlet yang dikirim telah melalui serangkaian seleksi berdasarkan kelas dan gaya masing-masing:
Grego Roman: Muh Aliansyah (60 kg), Andika Sulaeman (77 kg), I Gilang Saputra (87 kg), Ashar Ramadhan (97 kg)
Freestyle: Zaenal Abidin (57 kg), Hamka (65 kg), Gilang Ilham (74 kg), Fahriyansah (86 kg)
Women’s Wrestling (WW): Sarah Novita (50 kg), Ayuningtias (53 kg), Muthoharoh (57 kg), Karisma Tantri (62 kg)
Selain pelatih lokal, pelatnas ini juga didampingi pelatih asal Iran, Akbar Ajorloo. Trimedya menambahkan, sebelum berangkat ke Korea, para pegulat sempat mengikuti pelatnas di Jakarta dan Sukabumi.
“Setelah dari Korea, program latihan akan dilanjutkan di Indonesia sampai keberangkatan menuju SEA Games. Masih ada rencana TC lanjutan ke Iran dan Jepang,” tambahnya.
Gulat Masuk 12 Cabor Andalan Indonesia
SEA Games ke-33 yang digelar pada 9–20 Desember 2025 di Thailand akan mempertandingkan 50 cabang olahraga dengan 105 disiplin dan 569 nomor pertandingan. Gulat menjadi satu dari 12 cabang unggulan Indonesia yang ditargetkan menyumbang medali.
Sekjen PP PGSI, Gusti Randa, memastikan para atlet akan kembali ke Indonesia pada 6 September. “Latihan dilanjutkan kembali di Jakarta mulai 31 November, karena pertandingan gulat di SEA Games akan berlangsung 17–19 Desember di Central Hatyai, Songkhla, Thailand,” ungkapnya.
Dengan waktu persiapan yang semakin sempit, federasi berharap seluruh atlet tetap fokus dan disiplin dalam menyerap setiap sesi latihan demi mengharumkan nama Indonesia di panggung Asia Tenggara. ***

