Kementerian PKP Gandeng BPS Digitalisasi Data, Percepat Target 3 Juta Rumah

Date:

DCNews, Jakarta — Pemerintah mempercepat integrasi dan digitalisasi data perumahan nasional untuk mendorong realisasi target ambisius Program 3 Juta Rumah. Dalam pertemuan antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Selasa (24/6/2025), disepakati sinergi penyediaan data backlog perumahan, validasi kepemilikan rumah, hingga intervensi berbasis data presisi.

Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, menegaskan bahwa data backlog perumahan menjadi kunci untuk mengakselerasi pembangunan rumah dari rata-rata 140 ribu unit menjadi 2 juta unit per tahun.

“Program 3 Juta Rumah akan dijalankan dengan tiga skema utama: renovasi 2 juta rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pengadaan 1 juta rumah vertikal melalui pembiayaan Danantara, dan prioritas permukiman pesisir bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Fahri.

Ia menambahkan, Koperasi Merah Putih juga akan dilibatkan untuk memastikan material bangunan memenuhi standar SDGs seperti sanitasi layak, struktur bangunan kokoh, hingga pencahayaan dan ventilasi yang memadai. “Kolaborasi ini tidak hanya soal rumah, tapi juga soal pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Namun, Fahri mengakui tantangan utama adalah perbedaan data kepemilikan rumah antara DTSEN, Regsosek, dan DTKE yang semuanya merujuk ke BPS. Sebagai contoh, data Susenas mencatat backlog 9,9 juta rumah tangga, sementara DTSEN menunjukkan angka 15 juta karena menghitung berdasarkan keluarga yang tinggal di rumah tidak layak.

Wakil Kepala BPS, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menjelaskan bahwa BPS siap membantu menyediakan data desil perumahan dengan metode perangkingan, namun meminta Kementerian PKP terlebih dahulu menyerahkan data FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sejak 2020 hingga 2025 untuk integrasi dan validasi.

“Digitalisasi hanya bisa dilakukan bila semua data disatukan. Tanpa itu, intervensi pemerintah bisa tidak tepat sasaran,” ujar Sonny.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi pijakan baru untuk menjawab kebutuhan perumahan rakyat secara lebih terukur dan berkelanjutan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kasus PT Dana Syariah Indonesia: Mantan Petinggi OJK FH Resmi Jadi Tersangka

DCNews, Jakarta - Penyidikan kasus dugaan penipuan investasi dan...

Jutaan Warga Miskin Terancam Kehilangan Akses Berobat, Nurhadi: Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Rp14 Triliun

DCNews, Jakarta — Di tengah tekanan ekonomi yang masih...

DPR Desak Pemerintah Cari Pasokan Energi Lebih Murah Usai Harga Pertamax Naik, Daya Beli Kelas Menengah Terancam

DCNews, Jakarta — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)...

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 11 Juni 2026 Turun, Antam Rp2,822 Juta per Gram, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah

DCNews, Jakarta — Harga emas yang diperdagangkan melalui Pegadaian...