Keyakinan Konsumen AS Melemah Tajam di Juni, Kekhawatiran Ekonomi dan Geopolitik Jadi Pemicu

Date:

DCNews, Washington DC — Kepercayaan konsumen Amerika Serikat jatuh lebih dalam dari yang diperkirakan pada Juni 2025, menggarisbawahi meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi, pasar kerja, dan kebijakan perdagangan yang bergejolak. Penurunan ini menambah tekanan baru bagi pemerintahan Biden menjelang pemilu, di tengah lonjakan tensi geopolitik dan ketidakpastian suku bunga.

Laporan bulanan dari The Conference Board yang dirilis Selasa (24/6/2025) mencatat penurunan indeks keyakinan konsumen sebesar 5,4 poin menjadi 93, jauh di bawah estimasi ekonom dalam sebuah lembaga survei. Penurunan ini menghapus hampir separuh pemulihan pada Mei lalu, mencerminkan kembali kehati-hatian rumah tangga Amerika dalam membelanjakan uang mereka.

Komponen ekspektasi untuk enam bulan ke depan anjlok 4,6 poin ke level 69, sementara penilaian terhadap kondisi saat ini turun 6,4 poin ke 129,1.

“Para konsumen menjadi lebih pesimis terhadap kondisi bisnis dan ketersediaan lapangan kerja, yang melemah selama enam bulan berturut-turut meski masih dalam zona positif,” kata Stephanie Guichard, ekonom senior di The Conference Board.

Ia menambahkan bahwa pasar tenaga kerja tetap tangguh, namun kekhawatiran terhadap masa depan ekonomi belum mereda.

Survei ini dilakukan hingga 18 Juni, hanya lima hari setelah Israel melancarkan serangan militer terhadap target-target strategis di Iran, faktor geopolitik yang menurut lembaga itu tidak terlalu mencolok dalam respons responden, meskipun meningkat secara marginal.

Sebanyak 57% responden memperkirakan suku bunga akan naik dalam setahun ke depan, angka tertinggi sejak Oktober 2023. Kenaikan ini menandakan meningkatnya kekhawatiran bahwa kebijakan moneter yang ketat akan bertahan lebih lama dari yang diharapkan.

Meski inflasi tercatat lebih moderat dalam tiga bulan terakhir, tekanan dari tarif impor baru serta ketidakpastian global membuat sebagian besar konsumen memilih menahan pengeluaran. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Antam Naik Rp5.000 pada 2 November 2026, Buyback Tembus Rp2,286 Juta per Gram

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang...

48 Persen Pengguna Kredit Pertama dan Penerima Kredit Usaha adalah Perempuan

DCNews, Jakarta — Perempuan semakin memanfaatkan layanan pembiayaan digital...

Menteri P2MI Mukhtarudin: Pelindungan PMI Harus Menyeluruh, dari Sebelum Bekerja hingga Pulang

DCNews,.Hong Kong — Sebanyak 186.008 warga negara Indonesia (WNI)...

Teror Penagihan Pinjol Hantui Dua Perempuan di Pekanbaru, LBH ICMI Minta OJK Turun Tangan

DCNews, Pekanbaru — Kepercayaan kepada teman berujung petaka bagi...