DCNews, Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Senin (24/8/2026), membawa harga emas ukuran 1 gram ke level Rp2,75 juta. Kenaikan ini memperlihatkan bahwa logam mulia masih menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian investor di tengah dinamika pasar keuangan.
Berdasarkan pemantauan pada laman resmi Logam Mulia pada Senin sekitar pukul 08.58 WIB, harga emas Antam naik Rp10.000 dari sebelumnya Rp2.740.000 menjadi Rp2.750.000 per gram.
Penguatan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback, yang naik menjadi Rp2.610.000 per gram. Harga tersebut menjadi acuan bagi pemilik emas yang hendak menjual kembali emas Antam.
Meski demikian, harga emas batangan Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan harga perusahaan serta perkembangan pasar.
Selisih Harga Beli dan Buyback Perlu Diperhatikan
Kenaikan harga emas tidak serta-merta berarti investor memperoleh keuntungan apabila langsung menjual emas yang baru dibeli. Salah satu faktor yang perlu diperhitungkan adalah selisih antara harga pembelian dan harga buyback.
Pada level harga Senin pagi, selisih antara harga jual emas Antam 1 gram dan harga buyback mencapai Rp140.000 per gram. Artinya, investor perlu memperhitungkan spread tersebut sebelum mengambil keputusan investasi jangka pendek.
Selain itu, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi buyback sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi Logam Mulia.
Daftar Harga Emas Antam 24 Agustus 2026
Berikut harga dasar emas batangan Antam berdasarkan pecahan yang tercantum dalam data yang dipantau:
- 0,5 gram: Rp1.425.000
- 1 gram: Rp2.750.000
- 2 gram: Rp5.440.000
- 3 gram: Rp8.135.000
- 5 gram: Rp13.525.000
- 10 gram: Rp26.995.000
- 25 gram: Rp67.362.000
- 50 gram: Rp134.645.000
- 100 gram: Rp269.212.000
- 250 gram: Rp672.765.000
- 500 gram: Rp1.345.320.000
- 1.000 gram: Rp2.690.600.000
Harga tersebut merupakan harga dasar sebelum memperhitungkan komponen pajak yang berlaku.
Analisis Dahlan Consultant: Jangan Mengejar Kenaikan Harga
Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai kenaikan harga emas sebaiknya tidak langsung diterjemahkan sebagai sinyal untuk membeli secara agresif. Menurut dia, emas lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari strategi pengelolaan kekayaan jangka menengah dan panjang, bukan instrumen untuk mengejar keuntungan dalam waktu singkat.
Pandangan Kang Dahlan, sapaan akrab Ketua Yayasan Hijrah Financial Indonesia itu, sejalan dengan analisis yang sebelumnya disampaikannya bahwa investor perlu memperhatikan selisih harga beli dan buyback serta melakukan pembelian secara bertahap untuk mengurangi risiko membeli pada level harga yang terlalu tinggi.
Dalam kondisi harga yang bergerak naik, Kang Dahlan mengingatkan pentingnya menyesuaikan investasi dengan kemampuan keuangan. Investor juga perlu mempertimbangkan tujuan investasi, kebutuhan likuiditas, profil risiko, serta diversifikasi agar tidak menempatkan seluruh dana pada satu instrumen.
Dengan harga emas Antam yang kembali menembus Rp2,75 juta per gram, keputusan membeli sebaiknya tidak didorong oleh fear of missing out (FOMO). Bagi investor yang memiliki tujuan jangka panjang, strategi akumulasi secara bertahap dapat menjadi pilihan yang lebih terukur dibandingkan mengejar pergerakan harga harian. ***

