Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 Juli 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Galeri 24, Antam, UBS dan Analisis Dahlan Consultant

Date:

DCNews, Jakarta – Harga emas di Pegadaian pada Senin (13/7/2026) terpantau bergerak stabil tanpa mengalami perubahan dibandingkan pembaruan sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan pasar logam mulia domestik masih berada dalam fase konsolidasi di tengah kehati-hatian pelaku pasar menanti arah pergerakan harga emas global, nilai tukar rupiah, serta kebijakan moneter sejumlah bank sentral dunia.

Stabilnya harga terjadi pada seluruh produk logam mulia yang dipasarkan Pegadaian, mulai dari Galeri 24, Antam, hingga UBS. Tidak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali juga tercatat bertahan pada level sebelumnya.

Berdasarkan data Pegadaian, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram tetap berada di level Rp2.634.000. Sementara emas Antam ukuran 1 gram dipatok Rp2.762.000, sedangkan emas UBS bertahan di Rp2.647.000 per gram.

Di sisi lain, harga buyback emas Galeri 24 ukuran 1 gram masih berada di level Rp2.470.000. Adapun buyback emas Antam dan UBS ukuran 1 gram masing-masing tetap sebesar Rp2.463.000.

Pegadaian menyediakan berbagai pilihan ukuran logam mulia untuk memenuhi kebutuhan investor maupun masyarakat. Produk Galeri 24 tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara emas UBS dipasarkan mulai 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam tersedia hingga ukuran 100 gram.

Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini
Galeri 24
  • 0,5 gram: Rp1.381.000
  • 1 gram: Rp2.634.000
  • 2 gram: Rp5.204.000
  • 5 gram: Rp12.915.000
  • 10 gram: Rp25.762.000
  • 25 gram: Rp64.059.000
  • 50 gram: Rp128.016.000
  • 100 gram: Rp255.904.000
  • 250 gram: Rp638.189.000
  • 500 gram: Rp1.276.378.000
  • 1.000 gram: Rp2.552.754.000
Antam
  • 0,5 gram: Rp1.434.000
  • 1 gram: Rp2.762.000
  • 2 gram: Rp5.460.000
  • 3 gram: Rp8.164.000
  • 5 gram: Rp13.572.000
  • 10 gram: Rp27.087.000
  • 25 gram: Rp67.587.000
  • 50 gram: Rp135.091.000
  • 100 gram: Rp270.101.000
UBS
  • 0,5 gram: Rp1.430.000
  • 1 gram: Rp2.647.000
  • 2 gram: Rp5.253.000
  • 5 gram: Rp12.978.000
  • 10 gram: Rp25.820.000
  • 25 gram: Rp64.423.000
  • 50 gram: Rp128.581.000
  • 100 gram: Rp257.060.000
  • 250 gram: Rp642.460.000
  • 500 gram: Rp1.283.412.000
Harga Buyback Emas Pegadaian
Galeri 24
  • 0,5 gram: Rp1.235.000
  • 1 gram: Rp2.470.000
  • 2 gram: Rp4.941.000
  • 5 gram: Rp12.352.000
  • 10 gram: Rp24.705.000
  • 25 gram: Rp61.459.000
  • 50 gram: Rp122.919.000
  • 100 gram: Rp245.838.000
  • 250 gram: Rp611.562.000
  • 500 gram: Rp1.223.125.000
  • 1.000 gram: Rp2.446.251.000
Antam
  • 0,5 gram: Rp1.231.000
  • 1 gram: Rp2.463.000
  • 2 gram: Rp4.926.000
  • 3 gram: Rp7.389.000
  • 5 gram: Rp12.315.000
  • 10 gram: Rp24.631.000
  • 25 gram: Rp61.275.000
  • 50 gram: Rp122.551.000
  • 100 gram: Rp245.103.000
UBS
  • 0,5 gram: Rp1.231.000
  • 1 gram: Rp2.463.000
  • 2 gram: Rp4.926.000
  • 5 gram: Rp12.315.000
  • 10 gram: Rp24.631.000
  • 25 gram: Rp61.275.000
  • 50 gram: Rp122.551.000
  • 100 gram: Rp245.103.000
  • 250 gram: Rp609.733.000
  • 500 gram: Rp1.219.467.000
Analisis Dahlan Consultant: Stabilnya Harga Emas Menjadi Momentum Akumulasi

Konsultan keuangan sekaligus Pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai pergerakan harga emas yang cenderung stagnan merupakan fase normal setelah mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, kondisi ini justru dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi secara bertahap, terutama bagi mereka yang memiliki tujuan investasi jangka panjang.

“Ketika harga emas bergerak datar, pasar sedang mencari keseimbangan baru. Investor tidak perlu terburu-buru mengejar kenaikan harga, melainkan memanfaatkan momentum ini untuk membeli secara bertahap atau dollar cost averaging sehingga risiko fluktuasi dapat ditekan,” ujar Kang Dahlan, sapaan Ketua Yayasan Hijrah Financial Indonesia itu..

Ia menjelaskan bahwa prospek emas masih ditopang oleh berbagai faktor global, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, dinamika suku bunga bank sentral, hingga potensi pelemahan nilai tukar sejumlah mata uang. Dalam kondisi tersebut, emas tetap menjadi salah satu instrumen lindung nilai (safe haven) yang relevan.

Kang Dahlan juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya terpaku pada harga jual, tetapi turut memperhatikan selisih antara harga beli dan harga buyback sebelum memutuskan berinvestasi. Menurutnya, pemahaman terhadap spread harga akan membantu investor menghitung potensi keuntungan secara lebih realistis.

“Emas sebaiknya diposisikan sebagai instrumen penyimpan nilai dalam jangka menengah hingga panjang, bukan untuk mencari keuntungan instan dari pergerakan harga harian. Disiplin dalam berinvestasi akan memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan berspekulasi terhadap fluktuasi jangka pendek,” kata Kang Dahlan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Terjebak Pinjol: Antara Penikmat dan Korban, Awalnya Solusi Berakhir Menjadi Beban

  Kemudahan mendapatkan pinjaman melalui layanan digital membuat pinjaman online...

Dua Penyebab Orang Terjerat Pinjol: Kebutuhan Hidup dan Gaya Hidup

DCNews, Jakarta – Tekanan ekonomi bukan satu-satunya alasan seseorang...

OJK Serahkan Hasil Penelusuran Aset Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim, Sitaan Capai Rp432 Miliar

DCNews, Jakarta – Upaya mengembalikan dana para pemberi pinjaman...

OJK Cabut Izin 15 Bank Sepanjang 2026, Ini Daftar BPR dan BPRS yang Ditutup

DCNews, Jakarta – Sebanyak 15 Bank Perekonomian Rakyat (BPR)...