DCNews, Sintang – Ancaman narkoba, pinjaman online (pinjol), dan judi online (judol) tidak hanya menyasar masyarakat secara luas, tetapi juga mulai menjadi persoalan yang harus diantisipasi sejak lingkungan keluarga. Karena itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meminta kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tidak berhenti mengedukasi keluarga dan masyarakat, terutama anak-anak.
Pesan tersebut disampaikan Gregorius saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Sintang ke-54 Tahun 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Rabu kemarin (7/10/2026).
Menurut dia, keluarga memiliki posisi penting dalam memberikan pemahaman sekaligus pengawasan kepada anak agar tidak terjerumus dalam berbagai persoalan sosial yang dapat berdampak pada masa depan mereka.
“Saya ingatkan, sekarang ada narkoba, ada pinjol, judi online. Tolong kita ingatkan anak-anak kita, warga kita, jangan bosan-bosan. Karena siapa lagi kalau bukan kita yang mengingatkannya,” ujar Gregorius.
Ia menekankan, edukasi dan pengingat kepada anak maupun masyarakat perlu dilakukan berulang kali. Pesan yang disampaikan, kata dia, belum tentu langsung diterima atau diikuti, tetapi upaya untuk terus mengingatkan tetap menjadi bagian penting dari tanggung jawab keluarga dan masyarakat.
“Kalau kita sudah ingat berulang kali, tidak didengar, setidaknya tugas kita sudah selesai. Karena kita sudah melakukannya. Itu yang sangat penting untuk kita semua,” katanya.
Gregorius berharap pesan tersebut menjadi perhatian bersama, terutama bagi kader PKK yang selama ini berinteraksi langsung dengan keluarga dan masyarakat. Peran tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mengenali dan mencegah berbagai persoalan sosial dari lingkungan terdekat.
Peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 pun tidak hanya menjadi momentum evaluasi terhadap gerakan PKK, tetapi juga pengingat mengenai pentingnya keterlibatan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Bagi kader PKK, edukasi yang konsisten di lingkungan keluarga dan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk mencegah anak-anak terpapar narkoba, pinjol, maupun judi online. ***

