DCNews, Jakarta – Di tengah mencuatnya polemik hukum yang melibatkan pengacara Hotman Paris Hutapea dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengambil langkah mempertemukan kedua belah pihak dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan itu menjadi simbol upaya membangun komunikasi sekaligus menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan.
Momen tersebut dibagikan langsung oleh Dasco melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (28/7/2026). Dalam unggahan itu, Dasco tampak duduk di antara Hotman Paris Hutapea dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir. Keduanya terlihat berjabat tangan sambil tersenyum dalam suasana santai di sebuah rumah makan di Jakarta.
Melalui unggahannya, Dasco menegaskan pesan yang ingin disampaikan dari pertemuan tersebut.
“Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini,” tulis Dasco dalam keterangan unggahan di akun Instagram @sufmi_dasco.
Unggahan itu juga memperlihatkan momen salam komando antara Hotman Paris dan Akhmad Munir, sementara Dasco berada di tengah keduanya. Pesan “Persatuan Indonesia” menjadi sorotan karena muncul di tengah hubungan yang sempat memanas akibat laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan yang ditujukan kepada Hotman Paris.
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir membenarkan adanya pertemuan tersebut saat dikonfirmasi media. Pertemuan berlangsung sebagai ajang silaturahmi yang dimediasi langsung oleh Dasco.
Sebelumnya, PWI Pusat melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan yang dinilai merendahkan profesi wartawan. Namun, setelah pertemuan yang difasilitasi Dasco, PWI menyatakan membuka jalan damai dan berencana mencabut laporan tersebut sebagai bentuk penyelesaian secara kekeluargaan.
Langkah Dasco mempertemukan kedua tokoh tersebut sejalan dengan sikap yang selama ini kerap ia sampaikan mengenai pentingnya menjaga persatuan nasional. Dalam berbagai kesempatan, Dasco menekankan bahwa perbedaan pandangan tidak boleh mengikis semangat kebersamaan dan dialog harus selalu dikedepankan untuk menyelesaikan persoalan. ***

