PNM Revitalisasi SD Inpres Wae Moto, Dukung Pendidikan Anak di Kawasan 3T

Date:

DCNews, Manggarai Barat — Di Desa Wae Moto, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, perjuangan menuju masa depan dimulai dari ruang kelas yang sederhana. Di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), anak-anak tetap datang ke sekolah dengan membawa harapan besar, sementara orang tua mereka bekerja keras di ladang dan sawah agar cita-cita itu tetap hidup. Pada peringatan Hari Anak Nasional 2026, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memilih menjawab harapan tersebut dengan merevitalisasi SD Inpres Wae Moto melalui program PNM Peduli.

Bagi masyarakat Wae Moto, pendidikan bukan sekadar rutinitas harian, melainkan investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Namun, semangat belajar anak-anak selama ini masih dihadapkan pada keterbatasan ruang belajar, fasilitas sanitasi, serta sarana pendukung pendidikan yang belum memadai.

Melalui PNM Peduli, PNM melakukan renovasi ruang kelas agar lebih aman dan nyaman, memperbaiki fasilitas sanitasi serta akses kebersihan sekolah, sekaligus melengkapi sarana dan prasarana sesuai kebutuhan yang dihimpun bersama pihak sekolah. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan pemberdayaan ekonomi keluarga juga berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan anak.

Makna program tersebut tergambar dari kisah Mariva Yankezia, siswi berusia 10 tahun yang setiap hari berangkat ke sekolah dengan kesadaran bahwa pendidikan merupakan buah dari pengorbanan kedua orang tuanya.

“Saya tetap semangat sekolah karena saya tahu orang tua saya bekerja keras supaya saya bisa menimba ilmu. Saya ingin belajar sungguh-sungguh agar bisa membanggakan mereka,” kata Mariva, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/7/2026).

Ucapan sederhana itu mencerminkan realitas yang dihadapi banyak anak di Wae Moto. Mereka memahami bahwa setiap buku yang dibaca dan setiap pelajaran yang diterima merupakan hasil kerja keras orang tua yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Kesadaran tersebut menjadi alasan mengapa sekolah dipandang sebagai jalan untuk mengubah masa depan keluarga.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan pemberdayaan yang dijalankan perusahaan tidak berhenti pada pemberian akses permodalan kepada perempuan prasejahtera melalui program Mekaar. Menurutnya, keberhasilan pemberdayaan harus diukur dari dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga, termasuk kesempatan anak memperoleh pendidikan yang lebih baik.

“Pemberdayaan bukan sekadar memberikan permodalan, tetapi yang tak kalah penting adalah pendampingan usaha sehingga manfaatnya dirasakan oleh keluarga, terutama anak-anaknya. Saya berharap 15 tahun lagi, saat mereka mulai menggapai cita-citanya, mereka akan ingat bahwa hari ini PNM percaya pada mimpi-mimpi mereka,” ujar Kindaris.

PNM mencatat, dari 64 siswa yang belajar di SD Inpres Wae Moto, sebanyak 14 orang merupakan anak nasabah PNM Mekaar. Karena itu, perusahaan menilai peningkatan kualitas lingkungan belajar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memperkuat kesejahteraan keluarga binaan.

Perbaikan ruang belajar, fasilitas sanitasi, dan sarana sekolah diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak untuk terus belajar dan mengejar cita-cita mereka. Di Wae Moto, tempat keterbatasan masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, hadirnya sekolah yang lebih layak menjadi pengingat bahwa masa depan sering kali dimulai dari kesempatan kecil yang diberikan pada hari ini. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Seindah Terbenam Matahari, Seindah Itu Pula Pelajaran soal Kehidupan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota DPR RI /...

UMKM Diingatkan Waspadai Pinjol, Tunggakan di SLIK OJK Bisa Hambat Pengajuan Kredit Bank

DCNews, Jakarta - Di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan...

Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Stabil di Rp2,635 Juta per Gram

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk...

Dugaan Pelecehan Debt Collector Kredivo Viral, Publik Tunggu Hasil Investigasi Perusahaan

DCNews, Jakarta — Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang...