Koq Bisa? Debt Collector Pakai Senpi Ancam Pengendara di Medan, Akhirnya Diamuk Massa

Date:

DCNews, Medan — Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, mendadak ricuh pada Jumat malam, 8 Mei 2026. Dua pria yang diduga sebagai debt collector menjadi sasaran amukan massa setelah disebut menghentikan sebuah kendaraan sambil mengancam menggunakan senjata api di dekat Plaza Millenium.

Keributan yang terjadi usai salat Isya itu sontak menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas. Arus kendaraan di salah satu jalur padat Kota Medan tersebut bahkan sempat mengalami kemacetan total akibat kerumunan massa yang memadati lokasi kejadian.

Prayogo, seorang pengemudi becak motor (betor) yang berada di sekitar lokasi, mengatakan insiden bermula ketika dua pria menghentikan sebuah mobil. Situasi kemudian memanas setelah muncul dugaan ancaman menggunakan senjata api terhadap pengendara.

“Kronologis awal kurang tahu pasti. Tapi setelah Isya tadi informasinya ada debt collector memberhentikan mobil, lalu mengancam pakai senjata api,” ujar Prayogo kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurut warga sekitar, ketegangan semakin meningkat ketika terjadi adu mulut antara pihak debt collector dan pengendara. Suara teriakan di tengah jalan memicu perhatian warga hingga sejumlah pengendara roda dua ikut terpancing emosi.

Dio, 27 tahun, warga setempat, mengatakan dua pria tersebut sempat menjadi sasaran pemukulan massa sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

“Karena sempat ribut dan teriak-teriak, pengendara yang lewat jadi geram. Ada dua orang yang dipukuli massa,” kata Dio.

Tak berselang lama, sejumlah personel kepolisian tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi dan mengevakuasi kedua pria yang diduga debt collector tersebut. Kehadiran polisi membuat kondisi perlahan kembali kondusif meski kemacetan sempat terjadi cukup panjang di sepanjang Jalan Kapten Muslim.

“Ada polisi patroli datang, kurang tahu dari polsek mana. Tadi ramai sekali sampai jalan macet total,” ucap Dio.

Hingga Sabtu pagi, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas kedua pria tersebut maupun dugaan kepemilikan senjata api yang disebut digunakan saat kejadian. Polisi juga masih menyelidiki pemicu pasti keributan yang berujung aksi main hakim sendiri itu. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Terima 3.244 Laporan Pinjol Ilegal di Jawa Timur, Tertinggi Kedua Nasional

DCNews, Surabaya — Jawa Timur menempati posisi kedua provinsi...

Julie Laiskodat Ingatkan Warga Sumba Timur Waspadai Pinjol Ilegal dan Judi Online

DCNews, Sumba Timur — Kemudahan mengakses pinjaman melalui telepon...

OJK Ingatkan Gen Z soal Bahaya Pinjol dan BNPL, Literasi Keuangan Jadi Kunci

DCNews, Jakarta — Kemudahan mengakses pinjaman melalui ponsel dapat...

NIK Disalahgunakan untuk Pinjol? Begini Cara Melindungi Identitas dan Keuangan

Oleh: Asep Dahlan Konsultan Keuangan sekaligus Pendiri Dahlan Consultants |...