Menhub Tinjau Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara: Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat

Date:

DCNews, Jakarta — Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 2026, pemerintah mulai memantau ketat pergerakan penumpang dan kendaraan di jalur penyeberangan utama Jawa–Sumatra. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan peninjauan langsung ke tiga pelabuhan di Provinsi Banten untuk memastikan kesiapan layanan transportasi laut menghadapi lonjakan pemudik.

Peninjauan dilakukan pada Minggu (15/3/2026) malam hingga Senin (16/3/2026) dini hari di Pelabuhan PT Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Merak. Ketiga pelabuhan tersebut merupakan simpul penting mobilitas masyarakat yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatra selama periode mudik Lebaran.

Dudy mengatakan kondisi operasional di Pelabuhan BBJ Bojonegara pada Minggu malam terpantau ramai namun tetap lancar. Seluruh kendaraan logistik dan truk telah berada di dalam area pelabuhan untuk menunggu jadwal keberangkatan kapal, sehingga tidak terjadi antrean panjang di luar kawasan pelabuhan.

“Situasi pelabuhan secara keseluruhan aman dan terkendali. Semua truk sudah masuk area pelabuhan dan menunggu giliran naik kapal, sehingga tidak ada penumpukan kendaraan di luar,” kata Dudy dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Meski arus kendaraan masih relatif terkendali, data menunjukkan pergerakan masyarakat mulai meningkat beberapa hari menjelang musim mudik. Lonjakan penumpang terlihat di sejumlah pelabuhan penyeberangan utama yang melayani rute Jawa–Sumatra.

Berdasarkan data Posko Merak, selama 24 jam pada H-7 Lebaran atau Sabtu (14/3/2026) pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat sebanyak 72.735 penumpang menyeberang dari Jawa menuju Sumatra melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara. Angka ini meningkat 52,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 47.630 orang.

Lonjakan serupa terjadi pada jumlah kendaraan. Total kendaraan yang menyeberang menuju Sumatra mencapai 17.067 unit, naik 65,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang tercatat sebanyak 10.302 unit.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikasi awal dimulainya pergerakan arus mudik Lebaran tahun ini.

“Kami melihat pergerakan masyarakat mulai meningkat menjelang periode mudik,” ujar Heru.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, operator penyeberangan bersama otoritas pelabuhan telah menyiapkan tambahan armada kapal di sejumlah lintasan utama.

Pada lintasan Merak–Bakauheni disiapkan 28 hingga 33 kapal per hari. Sementara lintasan Ciwandan–Wika Beton dioperasikan 9 hingga 12 kapal per hari. Adapun lintasan BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu disiapkan 10 hingga 12 kapal per hari, menyesuaikan dinamika pergerakan kendaraan logistik.

Selain penambahan armada, ASDP juga menerapkan sistem pengendalian arus kendaraan melalui delaying system di sejumlah buffer zone. Pengaturan ini juga disertai pengalihan fungsi pelabuhan untuk mengurai kepadatan.

Pelabuhan Merak diprioritaskan untuk kendaraan penumpang, Pelabuhan Ciwandan melayani sepeda motor dan kendaraan barang, sementara Pelabuhan BBJ Bojonegara difokuskan untuk kendaraan logistik.

“ASDP telah memperkuat kesiapan layanan penyeberangan, baik dari sisi operasional armada, fasilitas pelabuhan, hingga sistem layanan agar perjalanan pengguna jasa dapat berlangsung lancar,” kata Heru.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatra melalui Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara tercatat mencapai 199.011 orang. Angka ini sedikit lebih rendah 1,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 202.791 orang.

Namun, jumlah kendaraan yang menyeberang justru meningkat. Tercatat sebanyak 49.026 unit kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatra atau naik 5,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 46.393 unit.

Sementara itu, arus sebaliknya dari Sumatra menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu juga menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi. Sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, tercatat 138.179 penumpang menyeberang ke Jawa atau turun 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 146.426 orang.

Adapun jumlah kendaraan dari Sumatra menuju Jawa mencapai 31.660 unit, sedikit meningkat 1,1 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 31.330 unit.

Pihak operator pelabuhan mengimbau calon pemudik agar merencanakan perjalanan lebih awal dengan membeli tiket sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tiket penyeberangan sudah dapat dipesan hingga 60 hari sebelum keberangkatan melalui sistem Ferizy.

“Pastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal kedatangan yang tertera pada tiket agar proses penyeberangan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar,” ujar Corporate Secretary ASDP Windy Andale. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Habib Aboe Bakar Silaturahmi dengan 18 Ulama di Madura

DCNews, Madura — Polemik yang sempat berkembang antara anggota...

Fakta Baru Pembunuhan di Lampung Selatan, Ternyata Pelaku Terjerat Pinjol dan Judi Online

DCNews, Lampung Selatan — Suara teriakan minta tolong yang...

Posisi Strategis Sekretaris Kabinet

Oleh: Fahri Hamzah (Wakil Menteri PKP, juga Wakil Ketua...

Akses Diskusi DPR Disebut Tertutup, TB Hasanuddin Soroti Minimnya Kehadiran Menhan dan Menlu

DCNews, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI dari...