Polsek Baureno Gencarkan Edukasi Anti Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal, Warga Diminta Terapkan Prinsip 2L

Date:

DCNwws, Bojonegoro — Lonjakan kasus penipuan digital yang menyasar masyarakat desa hingga kota mendorong jajaran kepolisian di wilayah Baureno, Kabupaten Bojonegoro, memperketat langkah pencegahan. Kepolisian Sektor (Polsek) Baureno mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kepada warga agar tidak terjebak tawaran investasi bodong maupun pinjaman online (pinjol) ilegal yang menjanjikan keuntungan instan.

Kapolsek Baureno AKP H. Sholeh, S.H., mengatakan kemajuan teknologi informasi telah membuka ruang baru bagi pelaku kejahatan siber untuk menjalankan aksinya. Modus yang digunakan kian beragam, mulai dari promosi keuntungan tinggi dalam waktu singkat hingga penawaran pinjaman cepat tanpa proses verifikasi ketat.

“Pelaku memanfaatkan literasi keuangan dan digital yang masih terbatas. Mereka menawarkan imbal hasil tidak wajar dan proses yang tampak mudah agar korban segera mentransfer dana,” ujar Sholeh dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan pemetaan kepolisian, terdapat sejumlah pola yang kerap digunakan pelaku. Pertama, janji keuntungan tinggi tanpa risiko yang rasional. Kedua, legalitas perusahaan atau aplikasi yang tidak jelas. Ketiga, proses pengajuan yang terlalu mudah tanpa analisis kelayakan.

Untuk mencegah korban baru, Polsek Baureno mengimbau masyarakat menerapkan prinsip “2L”: Legal dan Logis.

Secara legal, warga diminta memastikan perusahaan atau aplikasi telah terdaftar dan berizin di regulator resmi seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Secara logis, masyarakat perlu menilai apakah skema keuntungan yang ditawarkan masuk akal secara bisnis dan tidak sekadar iming-iming.

“Kami mengimbau warga tidak mudah percaya pada pesan singkat melalui SMS atau WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang menawarkan pinjaman cepat atau investasi instan. Jika ragu, segera cek ke situs resmi OJK atau konsultasikan dengan pihak berwajib,” kata Sholeh.

Selain melakukan sosialisasi langsung ke desa-desa melalui Bhabinkamtibmas, kepolisian juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten edukasi mengenai ciri-ciri investasi ilegal dan pinjol tak berizin. Strategi ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan siber di wilayah hukum Baureno.

Polsek Baureno juga membuka layanan pengaduan bagi warga yang merasa menjadi korban atau menemukan aktivitas mencurigakan. Laporan masyarakat dinilai krusial untuk mempercepat penindakan serta mencegah kerugian yang lebih luas.

Dengan meningkatnya literasi dan kewaspadaan warga, kepolisian berharap praktik investasi bodong dan pinjol ilegal dapat ditekan, sekaligus membangun ketahanan masyarakat terhadap kejahatan digital yang kian masif. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Pimpin Grup A Usai Taklukkan Afrika Selatan 2-0

DCNews, Jakarta — Tuan rumah Meksiko langsung memimpin klasemen...

Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka di Meksiko, Argentina Kembali Puncaki Ranking FIFA

DCNewa, Mexico City— Piala Dunia 2026 resmi dimulai setelah...

Piala Dunia 2026 Resmi Bergulir, Meksiko Hadapi Afrika Selatan pada Laga Pembuka

DCNews, Jakarta — Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan...

Abdullah Minta OJK Bangun Basis Database Nasional Terbuka, untuk Awasi Debt Collector Serta Leasing

DCNews, Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI Abdullah...