Putri Zulkifli Hasan: IBC Kunci Hilirisasi Nikel dan Pengembangan Baterai EV Nasional

Date:

DCNews, Jakarta — Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengapresiasi kehadiran Indonesia Battery Corporation (IBC) sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat hilirisasi mineral dan mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Putri menilai, keberadaan IBC menjadi terobosan penting di tengah pesatnya pertumbuhan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) nasional, sekaligus membuka peluang Indonesia menjadi pusat produksi baterai EV dan sistem penyimpanan energi (energy storage system) di kawasan.

“Komisi XII DPR RI mendukung dan mengapresiasi kehadiran IBC karena ini merupakan bentuk nyata hilirisasi mineral nasional. Dengan pertumbuhan kendaraan listrik yang sangat pesat, IBC menjadi salah satu terobosan penting,” ujar Putri saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, pengembangan industri baterai berbasis hilirisasi nikel sejalan dengan arah kebijakan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong swasembada energi dan mempercepat transisi energi menuju sumber yang lebih berkelanjutan.

“Ini bagian dari upaya transisi energi, dari energi fosil menuju energi baru dan terbarukan. Hilirisasi nikel untuk baterai EV diharapkan dapat mendorong peningkatan penggunaan kendaraan listrik secara masif,” kata Putri.

Namun demikian, Putri menekankan bahwa keberlanjutan investasi menjadi faktor krusial agar pengembangan industri baterai nasional dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Menurut dia, IBC saat ini masih berada pada tahap investasi dan membutuhkan dukungan kebijakan dari pemerintah, termasuk insentif fiskal dan nonfiskal, guna memperkuat daya saing industri dalam negeri.

“Terkait insentif, IBC mengharapkan dukungan kebijakan seperti Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan fasilitas tax holiday. Ini penting karena proyek masih dalam fase investasi awal,” ujarnya.

Putri menambahkan, proyek Indonesia Battery Corporation ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Kehadiran pabrik baterai ini diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik nasional, tetapi juga mempercepat transformasi Indonesia menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kasus PT Dana Syariah Indonesia: Mantan Petinggi OJK FH Resmi Jadi Tersangka

DCNews, Jakarta - Penyidikan kasus dugaan penipuan investasi dan...

Jutaan Warga Miskin Terancam Kehilangan Akses Berobat, Nurhadi: Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Rp14 Triliun

DCNews, Jakarta — Di tengah tekanan ekonomi yang masih...

DPR Desak Pemerintah Cari Pasokan Energi Lebih Murah Usai Harga Pertamax Naik, Daya Beli Kelas Menengah Terancam

DCNews, Jakarta — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)...

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 11 Juni 2026 Turun, Antam Rp2,822 Juta per Gram, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah

DCNews, Jakarta — Harga emas yang diperdagangkan melalui Pegadaian...