Asep Dahlan Usul AFPI Ringankan Pembayaran Pinjaman untuk Korban Bencana di Sumatera

Date:

DCNews, Jakarta – Konsultan keuangan yang juga pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan mendorong Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) segera mengambil langkah luar biasa untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang, longsor, dan galodo di Sumatera. Menurutnya, situasi darurat kemanusiaan harus direspons dengan kebijakan relaksasi yang terukur dan berpihak pada korban.

“Ribuan keluarga di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh kini menghadapi tekanan finansial yang berat. Banyak dari mereka kehilangan tempat tinggal, akses pekerjaan, dan penghasilan, sementara kewajiban cicilan pinjaman tetap berjalan,” kata Asep Dahlan dihubungi Singgalang, Kamis (4/12/2025).

Ia menekankan, tanpa intervensi cepat, potensi gagal bayar massal dan tekanan psikologis terhadap masyarakat akan semakin besar. “Ini bukan situasi normal. AFPI perlu hadir dengan kebijakan moratorium pembayaran, restrukturisasi tanpa penalti, serta opsi perpanjangan tenor bagi para peminjam yang terdampak langsung bencana,” ujar Asep.

Menurutnya, relaksasi bersifat sementara ini tidak hanya akan membantu pemulihan masyarakat, tetapi juga menjaga kualitas portofolio industri fintech pembiayaan secara jangka panjang. Asep juga menyarankan AFPI menerapkan sistem verifikasi cepat berbasis data BNPB dan pemerintah daerah agar bantuan dapat tepat sasaran.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi kunci agar kebijakan ini memiliki payung hukum yang kuat dan konsisten di seluruh platform fintech.

“Industri fintech harus menunjukkan sisi kemanusiaannya. Prioritas utamanya adalah membantu masyarakat kembali stabil. Ketika ekonomi lokal pulih, ekosistem pinjaman digital pun akan kembali sehat,” tegasnya.

Dengan meningkatnya intensitas bencana hidrometeorologi, Asep menilai diperlukan protokol tetap (SOP) penanganan kredit bagi korban bencana, sehingga respons industri tidak lagi bersifat ad hoc.

Usulan tersebut diharapkan dapat mendorong AFPI dan pelaku industri untuk segera mengambil langkah kolektif demi meringankan beban finansial masyarakat yang tengah berjuang kembali bangkit pascabencana. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Jatim Catat Pembiayaan Pinjol Tumbuh 13,26%, Lender Diingatkan Risiko Gagal Bayar

DCNews, Surabaya – Pertumbuhan pembiayaan pinjaman daring (pindar) atau pinjaman...

Lima Debt Collector Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara atas Penganiayaan Anggota Brimob di Serang

DCNews, Serang – Pengadilan Negeri Serang menjatuhkan hukuman 1...

20 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Legislator PKB: Perusahaan Asing Tak Kebal Hukum

DCNews, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI...

Wakil Bupati Subang Dorong Inklusi Keuangan hingga Pelosok Desa, Warga Diingatkan Waspadai Pinjol Ilegal

DCNews, Subang – Akses terhadap layanan keuangan formal perlu...