DCNews, Jakarta — Alumni SMA Jakarta Bersatu (ASJB) menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025. Dalam pernyataannya, ASJB, Jumat (14/11/2025) menegaskan dukungan penuh terhadap upaya penanganan dan investigasi serta menyerukan peningkatan pengawasan lingkungan pendidikan.
Dalam pernyataan resmi yang ditandatangani Ketua Umum ASJB, R.A. Jeni Suryanti, organisasi alumni tersebut menyampaikan duka cita bagi para siswa, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh keluarga besar SMAN 72.
ASJB juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah yang diambil pihak sekolah, aparat penegak hukum, dan pemerintah untuk memastikan proses investigasi berjalan optimal serta pemulihan lingkungan belajar berlangsung aman dan kondusif.
Selain itu, ASJB menyerukan agar pemangku kepentingan memperkuat pengawasan, pembinaan karakter, serta edukasi keselamatan bagi para pelajar guna mencegah insiden serupa terulang.
Dalam butir pernyataannya, ASJB turut menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap game online yang berpotensi memicu perilaku berbahaya pada remaja. ASJB menyatakan mendukung langkah DPR RI memperkuat regulasi platform digital, termasuk ekosistem game online, demi memastikan konten dan interaksi digital yang lebih aman bagi generasi muda.
ASJB juga berkomitmen terlibat aktif dalam kampanye literasi digital, pencegahan kekerasan di sekolah, serta pendampingan kegiatan positif bagi pelajar di berbagai wilayah sebagai kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral ASJB terhadap keselamatan pelajar dan masa depan generasi muda Indonesia. ***

