Didik Haryadi: Rendahnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu Masyarakat Terjebak Pinjol Ilegal

Date:

DCNews, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI, Didik Haryadi, menyoroti masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat yang membuat banyak warga terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal dan praktik rentenir. Ia menilai lemahnya pemahaman terhadap produk keuangan menjadi akar masalah yang terus berulang, terutama di daerah-daerah.

“Banyak masyarakat tidak tahu ada program kemudahan kredit bagi pelaku UMKM dari lembaga resmi. Karena ketidaktahuan itu, mereka akhirnya terjerat pinjaman ilegal berbunga tinggi,” ujar Didik dalam keterangan persnya, Ahad (9/11/2025).

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tingkat literasi keuangan di Provinsi Jawa Tengah baru mencapai 52 persen, angka yang masih di bawah target nasional. Kondisi ini dinilai menunjukkan pentingnya intervensi kebijakan yang lebih menyeluruh.

Didik menekankan, pemerintah bersama OJK dan perbankan nasional perlu memperluas program edukasi keuangan hingga ke tingkat desa, agar masyarakat—terutama pelaku usaha mikro—dapat memahami akses pembiayaan yang legal dan aman.

“Literasi keuangan bukan sekadar tahu cara meminjam uang, tapi memahami risikonya dan memilih lembaga yang diawasi otoritas. Tanpa itu, masyarakat akan terus menjadi korban pinjol ilegal,” tambahnya.

Langkah tersebut, lanjut Didik, menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif sekaligus memperkuat perlindungan konsumen di sektor keuangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Saham PACK Milik Haji Isam Siapkan Akuisisi Tambang, Bidik Ekspansi ke Mineral Selain Nikel

DCNews, Jakarta — PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk...

Rupiah Terancam Tertekan ke Level Rp17.700, Harga Minyak dan Sinyal The Fed Jadi Sorotan

DCNews, Jakarta — Rupiah menghadapi tekanan berlapis pada perdagangan...

Harga Emas Antam Turun Rp2.000 Jadi Rp2,602 Juta per Gram pada 14 September 2026

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan Antam kembali melemah...

13 Bank Dicabut Izinnya OJK hingga September 2026, Ekonom Soroti Deteksi Dini

DCNews, Jakarta — Pencabutan izin terhadap 13 bank oleh...