DCNews,Jakarta — Harga emas digital di Indonesia pada Jumat (17/10/2025) kembali menguat seiring dengan tren kenaikan harga emas global dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Minat masyarakat terhadap emas digital juga terus meningkat. Kemudahan akses secara online, fleksibilitas transaksi, serta kemampuan membeli dengan nominal kecil menjadikan emas digital semakin diminati, terutama oleh investor ritel yang ingin berinvestasi secara bertahap namun tetap aman.
Data yang dihimpun dari sejumlah platform jual beli emas digital—seperti Lakuemas, IndoGold, Treasury, dan ShariaCoin—menunjukkan pergerakan harga yang seragam dengan kecenderungan naik.
Berikut pembaruan harga emas digital hingga berita ini ditayangkan:
1. PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas)
- Harga beli: Rp 2.378.000 per gram (naik Rp 4.000)
- Harga jual: Rp 2.321.000 per gram (naik Rp 4.000)
2. IndoGold
- Harga beli: Rp 2.375.000 per gram (naik Rp 3.000)
- Harga jual: Rp 2.319.000 per gram (naik Rp 3.000)
3. Treasury
- Harga beli: Rp 2.376.500 per gram (naik Rp 3.500)
- Harga jual: Rp 2.320.000 per gram (naik Rp 3.500)
4. ShariaCoin
- Harga beli: Rp 2.379.000 per gram (naik Rp 4.000)
- Harga jual: Rp 2.322.000 per gram (naik Rp 4.000)
Kenaikan harga emas digital ini sejalan dengan penguatan harga emas dunia yang didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada kuartal pertama 2026 serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang meningkatkan permintaan aset aman.
Analis komoditas menilai, selama ketidakpastian global belum mereda, tren kenaikan harga emas—baik fisik maupun digital—masih akan berlanjut. ***

