DCNews, Jakarta — Influencer Titan Tyra mengungkap kisah pahit kehilangan seluruh tabungan hidupnya senilai Rp3,7 miliar setelah berinvestasi dalam produk asuransi unitlink milik PT Asuransi Jiwa Adisarana WanaArtha (WanaArtha Life). Uang yang ia kumpulkan selama satu dekade bekerja di industri kreatif itu raib tanpa kepastian hingga kini.
“Aku rugi Rp3,7 miliar. Itu hasil kerja keras selama 10 tahun jadi content creator. Awalnya papa yang nyaranin deposito di WanaArtha, katanya aman dan bisa kasih bunga 10 persen per tahun,” kata Titan dalam video di akun TikTok-nya, @titantyra, dikutip Rabu (8/10/2025).
Menurut Titan, tawaran investasi itu terlihat sah dan menjanjikan. Ia bahkan sempat menelusuri reputasi perusahaan dan menemukan citra positif WanaArtha Life di internet. Keyakinan itu membuatnya menanamkan dana awal Rp1 miliar — dan hasilnya sesuai janji.
“Beberapa bulan pertama aku dapat 10 persen tiap bulan, semuanya lancar. Karena itu aku tambah Rp2 miliar lagi. Tapi begitu COVID datang, semua berhenti. Sekarang uang Rp3 miliar aku hilang,” ungkapnya.
Ketidakpastian dan Ketiadaan Perlindungan
Titan mengaku bingung harus mencari kejelasan ke mana. Tidak ada komunikasi yang jelas, baik dari pihak perusahaan maupun regulator. “Aku nggak tahu harus minta tolong ke siapa. Banyak banget nasabah yang duitnya belum balik, bahkan ada yang udah meninggal,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak korban yang kini hidup dalam kesulitan. “Aku masih muda, masih bisa kerja. Tapi banyak di grup WhatsApp kami yang sudah tua, nggak bisa berobat karena uangnya nggak balik,” kata Titan lirih.
Kritik untuk Pemerintah dan Regulator
Titan juga melontarkan kritik tajam terhadap lemahnya perlindungan negara terhadap korban investasi bodong. Ia menilai pemerintah gagal memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat yang tertipu oleh lembaga keuangan berizin resmi.
“Aku ngerasa pemerintah nggak punya punggung untuk melindungi kita. Kalau kamu koruptor, efeknya kayak kupu-kupu — bisa merusak hidup banyak orang. Tapi karma pasti datang,” tegasnya.
Kisah Titan Tyra menambah panjang daftar korban investasi unitlink yang kehilangan dana besar akibat lemahnya pengawasan industri keuangan. Kasus WanaArtha Life sendiri telah menyeret ribuan nasabah dengan nilai kerugian mencapai triliunan rupiah — sebagian besar masih belum memperoleh kejelasan hingga hari ini. ***

