OJK Luncurkan Bulan Literasi Keuangan 2025, Sasar Generasi Muda di Era Digital

Date:

DCNews, Brebes — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 secara nasional, Sabtu (24/5/2025), dalam upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Peluncuran berlangsung di Auditorium Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), Kabupaten Brebes, bersamaan dengan Kegiatan Edukasi Keuangan bertema “Generasi Muda Melek Finansial, Wujudkan Masa Depan Sejahtera di Era Digital.”

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal, Wakil Bupati Brebes Wurja, serta Rektor UMUS Roby Setiadi. Sejumlah pimpinan industri jasa keuangan juga turut serta.

Lebih dari 500 mahasiswa hadir langsung di lokasi, sementara ribuan lainnya dari berbagai universitas di Indonesia mengikuti secara daring. Generasi muda menjadi salah satu dari sepuluh segmen prioritas dalam program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang digagas OJK.

“Mahasiswa dan generasi muda adalah kunci masa depan. Apapun profesi yang kalian tekuni nanti—insinyur, dokter, atau lainnya—kemampuan mengelola keuangan tetap esensial,” kata Friderica dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa Bulan Literasi Keuangan merupakan program baru yang bertujuan menggencarkan edukasi keuangan secara masif, dengan dukungan seluruh kantor OJK dan pelaku usaha jasa keuangan di berbagai daerah. Rangkaian kegiatan BLK akan berlangsung dari Mei hingga Agustus 2025, mencakup Financial Literacy Series, Financial Literacy Campaign, dan ditutup dengan Financial Literacy Award.

Penting Pemahaman Finansial

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Ia menekankan pentingnya pemahaman finansial bagi generasi digital untuk membentuk masa depan yang mandiri dan mapan.

“Dengan kolaborasi antara OJK dan pelaku industri yang terdaftar resmi, kita harapkan mampu meningkatkan kesadaran finansial dan mengurangi potensi penyalahgunaan atau jebakan finansial,” ujar Hekal.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Brebes, Wurja, menilai program ini sangat relevan untuk meningkatkan kecerdasan finansial masyarakat, khususnya generasi muda. Ia mengajak peserta untuk terus memperkuat kemampuan pengelolaan keuangan pribadi.

Rektor UMUS, Roby Setiadi, menyampaikan kebanggaannya karena kampusnya menjadi bagian dari gerakan literasi keuangan nasional.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap mahasiswa memperoleh kesadaran baru tentang pentingnya perencanaan keuangan, manajemen aset, dan pemanfaatan teknologi finansial secara bijak dan bertanggung jawab,” ungkap Roby.

Kegiatan ditutup dengan sesi Talkshow Keuangan bertajuk “Masa Depan Sejahtera dengan Perencanaan Keuangan,” yang menghadirkan tiga narasumber: Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Cecep Setiawan, Regional CEO BNI Regional Office 05 I Gusti Nyoman Putra, serta Deputi Kepala Perwakilan BEI Jawa Tengah Akhmad Nuranyanto. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kang Dahlan Sebut Program Literasi Keuangan OJK Penting untuk Stabilitas Ekonomi Masa Depan

DCNews, Jakarta — Di tengah meningkatnya kompleksitas ekonomi digital...

OJK: Literasi Keuangan Harus Masuk Kurikulum Demi Masa Depan Finansial Anak Muda

DCNews, Jakarta — Di tengah derasnya arus informasi finansial...

Standar Kinerja Tinggi ala Prabowo: Fahri Hamzah Ungkap Tekanan Hasil Nyata di Dalam Kabinet

DCNews, Jakarta — Di balik ritme kerja pemerintahan yang...

Market Brief 18 April 2026: Emas Stabil, Minyak Menguat, Nasdaq Cetak Rekor Baru Berturut-turut

DCNews, Jakarta – Pasar keuangan global pada Sabtu ini...