DCNews, Jakarta — Inggris mengawali kampanye mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan, sementara Portugal gagal mengamankan tiga poin setelah ditahan Republik Demokratik Kongo pada rangkaian laga pembuka Grup K dan Grup L yang berlangsung Kamis (18/6/2026). Di pertandingan lain, Ghana mencuri perhatian lewat gol pada masa injury time yang memastikan kemenangan atas Panama.
Sorotan utama datang dari Grup L ketika Inggris menundukkan Kroasia 4-2 di Stadion Dallas, Amerika Serikat. Kapten Harry Kane tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford masing-masing menyumbangkan satu gol untuk mengantar The Three Lions meraih tiga poin perdana.
Meski menang dengan selisih dua gol, Inggris tidak menjalani laga dengan mudah. Kroasia dua kali berhasil menyamakan kedudukan melalui Martin Baturina dan Petar Musa, membuat pertandingan berlangsung ketat hingga memasuki babak kedua. Namun kualitas lini serang Inggris akhirnya menjadi faktor penentu yang memastikan kemenangan tim asuhan Gareth Southgate.
Hasil tersebut menempatkan Inggris di puncak klasemen sementara Grup L dengan koleksi tiga poin, unggul selisih gol atas Ghana yang juga meraih kemenangan pada laga pembuka.
Bertanding di Toronto, Kanada, Ghana mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Panama melalui drama di penghujung pertandingan. Caleb Yirenkyi menjadi pahlawan setelah mencetak gol pada menit ke-90+5 dengan memaksimalkan umpan dari sisi sayap. Gol tersebut memastikan Ghana membawa pulang tiga poin penting sekaligus membuka peluang besar untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur.
Sementara itu di Grup K, Portugal harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston, Amerika Serikat.
Portugal sempat berada di jalur kemenangan ketika Joao Neves mencetak gol cepat melalui sundulan yang memanfaatkan umpan silang akurat dari sektor sayap. Keunggulan tersebut membuat Portugal tampil dominan dan mengontrol jalannya pertandingan pada sebagian besar babak pertama.
Namun Kongo menunjukkan daya juang tinggi. Menjelang turun minum, Yoane Wissa berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukan yang memanfaatkan umpan Arthur Masuaku. Gol itu mengubah momentum pertandingan dan membuat laga berlangsung lebih terbuka.
Pada babak kedua, Portugal terus menggempur pertahanan lawan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Meski demikian, disiplin lini belakang Kongo serta buruknya penyelesaian akhir membuat tim Eropa tersebut gagal menemukan gol kemenangan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
Di pertandingan lain Grup K, Kolombia menunjukkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat dengan mengalahkan Uzbekistan 3-1 di Stadion Azteca, Mexico City.
Kolombia tampil dominan sejak awal dan berhasil memimpin pertandingan sebelum Uzbekistan memberikan perlawanan pada babak kedua. Abbosbek Fayzullaev sempat menghidupkan harapan tim debutan tersebut melalui gol penyama kedudukan yang tercipta dari bola muntah di depan gawang.
Gol itu menjadi catatan bersejarah karena merupakan gol pertama Uzbekistan sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia. Namun pengalaman Kolombia berbicara pada fase krusial pertandingan. Tim Amerika Selatan itu kembali menguasai permainan dan mencetak dua gol tambahan untuk mengunci kemenangan 3-1.
Kemenangan tersebut membawa Kolombia memuncaki klasemen sementara Grup K dengan tiga poin. Portugal dan Republik Demokratik Kongo sama-sama mengoleksi satu poin, sedangkan Uzbekistan masih belum memperoleh angka.
Hingga berakhirnya rangkaian laga pembuka, Inggris dan Kolombia tampil sebagai pemimpin grup masing-masing. Sementara Portugal, Kroasia, Panama, dan Uzbekistan masih menghadapi pekerjaan rumah besar untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. ***

