DCNews, Jakarta — Harga emas yang diperdagangkan melalui layanan Pegadaian terpantau stabil pada perdagangan Senin (15/6/2026). Berdasarkan data resmi Sahabat Pegadaian yang dipantau pukul 07.47 WIB, tiga produk logam mulia yang paling banyak diminati masyarakat, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Emas Antam masih dijual Rp2.820.000 per gram, sementara emas UBS bertahan di level Rp2.709.000 per gram dan Galeri24 dipasarkan Rp2.696.000 per gram. Stabilnya harga tersebut mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar di tengah berbagai sentimen global yang masih memengaruhi pergerakan aset safe haven, termasuk emas.
Data Pegadaian menunjukkan harga yang tercantum pada Senin pagi identik dengan posisi penutupan perdagangan Minggu (14/6/2026). Meski demikian, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar internasional dan nilai tukar rupiah.
Dari sisi ketersediaan produk, emas Galeri24 tersedia dalam ukuran mulai 0,5 gram hingga 1 kilogram. Emas UBS dipasarkan dari ukuran 0,5 gram sampai 500 gram, sedangkan emas Antam tersedia hingga ukuran 100 gram.
Daftar Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.414.000
- 1 gram: Rp2.696.000
- 2 gram: Rp5.326.000
- 5 gram: Rp13.219.000
- 10 gram: Rp26.368.000
- 25 gram: Rp65.563.000
- 50 gram: Rp131.022.000
- 100 gram: Rp261.915.000
- 250 gram: Rp653.178.000
- 500 gram: Rp1.306.354.000
- 1.000 gram: Rp2.612.707.000
Daftar Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp1.463.000
- 1 gram: Rp2.820.000
- 2 gram: Rp5.577.000
- 3 gram: Rp8.339.000
- 5 gram: Rp13.864.000
- 10 gram: Rp27.670.000
- 25 gram: Rp69.043.000
- 50 gram: Rp138.003.000
- 100 gram: Rp275.925.000
Daftar Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.464.000
- 1 gram: Rp2.709.000
- 2 gram: Rp5.376.000
- 5 gram: Rp13.283.000
- 10 gram: Rp26.426.000
- 25 gram: Rp65.936.000
- 50 gram: Rp131.600.000
- 100 gram: Rp263.097.000
- 250 gram: Rp657.549.000
- 500 gram: Rp1.313.545.000
Analisis Dahlan Consultant: Emas Tetap Menarik untuk Lindungi Nilai Aset
Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan yang akrab disapa Kang Dahlan, menilai stabilnya harga emas saat ini menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi instrumen investasi yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurutnya, kondisi harga yang bergerak stabil justru dapat dimanfaatkan investor ritel untuk melakukan akumulasi secara bertahap tanpa harus menunggu koreksi yang terlalu dalam.
“Dalam kondisi ekonomi yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, fluktuasi pasar keuangan, dan tekanan inflasi di berbagai negara, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai atau hedging yang relevan. Investor tidak perlu terlalu fokus pada pergerakan harian, tetapi melihat potensi jangka panjangnya,” ujar Kang Dahlan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menempatkan seluruh dana investasi pada satu instrumen. Diversifikasi portofolio tetap diperlukan agar risiko investasi dapat dikelola dengan lebih baik.
“Emas cocok sebagai penyimpan nilai kekayaan, tetapi komposisinya harus disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing. Idealnya, emas menjadi bagian dari portofolio yang seimbang bersama instrumen lain seperti deposito, obligasi, maupun saham,” kata Kang Dahlan. ***

