DCNews, Jakarta — Harga emas di Pegadaian pada Jumat, 29 Mei 2026, tercatat mengalami penurunan pada sejumlah produk logam mulia, termasuk UBS dan Galeri24. Koreksi harga ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi penguatan dolar AS dan pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.
Berdasarkan data resmi Pegadaian, harga emas Galeri24 ukuran 0,5 gram turun Rp18.000 menjadi Rp1.437.000 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Sementara emas UBS ukuran serupa terkoreksi lebih dalam sebesar Rp34.000 menjadi Rp1.494.000.
Penurunan juga terjadi pada produk emas ukuran 1 gram. Harga emas Galeri24 kini dibanderol Rp2.739.000, sedangkan emas UBS dijual Rp2.764.000. Adapun emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian dipatok sebesar Rp2.865.000.
Meski mengalami pelemahan harian, minat masyarakat terhadap investasi emas dinilai masih cukup tinggi karena logam mulia dianggap sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pegadaian menyediakan produk emas UBS dan Galeri24 dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Khusus Galeri24 tersedia pula ukuran hingga 1.000 gram.
Daftar Harga Emas Galeri24 di Pegadaian 29 Mei 2026
- 0,5 gram: Rp1.437.000
- 1 gram: Rp2.739.000
- 2 gram: Rp5.412.000
- 5 gram: Rp13.432.000
- 10 gram: Rp26.792.000
- 25 gram: Rp66.618.000
- 50 gram: Rp133.132.000
- 100 gram: Rp266.133.000
- 250 gram: Rp663.695.000
- 500 gram: Rp1.327.390.000
- 1.000 gram: Rp2.654.779.000
Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian 29 Mei 2026
- 0,5 gram: Rp1.485.000
- 1 gram: Rp2.865.000
- 2 gram: Rp5.666.000
- 3 gram: Rp8.473.000
- 5 gram: Rp14.087.000
- 10 gram: Rp28.117.000
- 25 gram: Rp70.161.000
- 50 gram: Rp140.239.000
- 100 gram: Rp280.397.000
Daftar Harga Emas UBS di Pegadaian 29 Mei 2026
- 0,5 gram: Rp1.494.000
- 1 gram: Rp2.764.000
- 2 gram: Rp5.484.000
- 5 gram: Rp13.552.000
- 10 gram: Rp26.962.000
- 25 gram: Rp67.271.000
- 50 gram: Rp134.266.000
- 100 gram: Rp268.426.000
- 250 gram: Rp670.867.000
- 500 gram: Rp1.340.160.000
Analisis Dahlan Consultant: Koreksi Harga Jadi Momentum Akumulasi
Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai penurunan harga emas saat ini masih berada dalam fase koreksi wajar dan belum mengubah prospek emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Menurut Asep, fluktuasi harga emas dipengaruhi sentimen global, terutama kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat serta pergerakan nilai tukar dolar AS. Namun, di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia, emas tetap menjadi aset aman yang diminati investor.
“Penurunan harga emas justru bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan akumulasi bertahap, terutama bagi investor jangka panjang. Emas masih relevan sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan gejolak pasar,” kata Asep Dahlan, Jumat (29/5/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan tujuan investasi dan kemampuan finansial sebelum membeli emas. Menurutnya, strategi pembelian bertahap atau dollar cost averaging dapat menjadi pilihan untuk mengurangi risiko volatilitas harga.
Asep menambahkan, masyarakat sebaiknya tidak hanya terpaku pada kenaikan harga jangka pendek, tetapi menjadikan emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio keuangan. ***

