DCNews, Jakarta— Rekaman video penusukan yang melibatkan seorang debt collector dan nasabah bank keliling di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, memicu perhatian publik setelah viral di media sosial. Polisi memastikan pelaku telah teridentifikasi dan kini dalam pengejaran aparat setelah diduga melarikan diri ke salah satu kota di Pulau Sumatera.
Kapolsek Cilincing Bobi Subasri mengungkapkan, insiden tersebut sebenarnya terjadi pada 17 April 2026 di Jalan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
“Benar, kejadian yang viral terkait penusukan yang dilakukan oleh debt collector itu memang terjadi di Jalan Marunda, masuk wilayah Cilincing,” kata Bobi, Minggu (17/5/2026).
Menurut Bobi, penyidik telah mengantongi identitas pelaku. Polisi juga memperoleh informasi bahwa pelaku saat ini berada di salah satu wilayah di Sumatera.
“Untuk sekarang kami dari pihak kepolisian, khususnya penyidik, sudah mengantongi identitas pelaku dan informasinya pelaku sekarang sedang berada di salah satu kota di Sumatera,” ujarnya.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut. Namun, berdasarkan penyelidikan sementara, penusukan diduga dipicu perselisihan terkait penagihan utang bank keliling yang telah menunggak selama beberapa bulan.
“Untuk sementara kronologinya itu pertama terjadi cekcok antara pelaku dengan korban, terkait penagihan,” kata Bobi.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami satu luka tusuk di bagian lengan atau bisep. Polisi hingga kini masih menyelidiki jenis senjata yang digunakan pelaku saat melakukan penyerangan.
“Berdasarkan video itu satu kali ya di lengan, di bisep. Untuk menggunakan apa kita masih dalami,” ucapnya.
Berdasarkan data sementara yang dikumpulkan kepolisian, korban diketahui memiliki tunggakan sekitar Rp5 juta kepada pelaku yang disebut bekerja sebagai penagih utang bank keliling.
“Kalau sementara data yang kita kumpulkan, cekcok itu terjadi karena korban belum bayar tagihan,” kata Bobi.
Polisi menyebut pelaku selama ini dikenal sebagai sosok yang biasa melakukan penarikan tagihan bank keliling di wilayah tersebut. Hingga kini, aparat masih memburu pelaku dan mengumpulkan keterangan tambahan dari sejumlah saksi untuk mengungkap detail peristiwa secara utuh. ***

