Kasus FUKU Massages Batam: Eks Karyawan Tuntut Gaji, Warga Klaim Data Dipakai Pinjol

Date:

DCNews, Batam — Sejumlah keluhan serius mencuat dari pihak-pihak yang mengaku dirugikan oleh operasional FUKU Massages di Batam Kota, Kepulauan Riau.

Dugaan tunggakan gaji karyawan, penyalahgunaan data pribadi untuk pinjaman online, hingga utang bisnis yang belum diselesaikan kini menjadi sorotan, sementara pemilik usaha mengakui sebagian persoalan dan berjanji menyelesaikannya.

Di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan para korban, persoalan ini berkembang dari sekadar sengketa internal menjadi isu kepercayaan dan tanggung jawab bisnis.

Beberapa pihak, sebagaimana dikutip DCNews, Senin (27/4/2026), menyebut tidak adanya komunikasi sebagai faktor yang memperburuk situasi.

Nanang (27) misalnya, mantan karyawan FUKU Massages, mengatakan hingga kini masih menunggu pelunasan sisa gajinya sebesar Rp9,6 juta dari periode Januari hingga Februari 2026. Ia memutuskan berhenti bekerja pada 8 Maret 2026 karena kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

“Awalnya total tunggakan sekitar Rp11,3 juta. Sudah dicicil, tapi terakhir Maret hanya dibayar sekitar Rp100 ribu. Sekarang masih tersisa Rp9,6 juta,” kata Nanang.

Keterlambatan pembayaran itu berdampak langsung pada kehidupannya. Ia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk biaya cicilan kendaraan dan kebutuhan anggota keluarga yang bergantung padanya.

“Yang paling berat itu saat keluarga saya sampai dipermalukan karena belum bisa membayar kewajiban. Itu sangat memukul,” ujarnya.

Kasus lain disampaikan Zaid (26), yang mengaku data pribadinya digunakan tanpa izin untuk mengajukan pinjaman online sebesar Rp1,5 juta pada 11 Maret 2026. Pinjaman tersebut kini meningkat menjadi Rp1.851.000 karena belum dilunasi.

“Harapan saya diselesaikan segera, karena kami juga diteror penagih. Uang itu awalnya untuk kebutuhan berobat,” kata Zaid.

Ia menyebut baru ada pembayaran sebagian sebesar Rp1 juta, namun belum melunasi kewajiban secara penuh. Menurutnya, hingga kini tidak ada respons lanjutan dari pihak yang ia tuding bertanggung jawab. “Sampai sekarang tidak ada kejelasan sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, seorang rekan bisnis berinisial TD mengaku mengalami kerugian sebesar Rp25 juta dari pinjaman yang diberikan sejak Desember 2025 kepada pihak yang sama. Ia mengatakan telah berulang kali mencoba menghubungi, namun tidak mendapat tanggapan.

“Kepercayaan sebagai rekan bisnis dilanggar. Tidak ada komunikasi maupun itikad baik yang jelas,” kata TD yang juga menyoroti aktivitas pihak terkait yang dinilai tetap berjalan normal, meski kewajiban belum diselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, pemilik FUKU Massages, Ricky, saat dikonfirmasi mengakui adanya sejumlah kewajiban, termasuk terkait tunggakan dan pinjaman. Namun, ia menyatakan perlu melakukan pengecekan internal untuk memastikan detail angka yang dipersoalkan.

“Terkait tunggakan hak karyawan dan pinjaman, saya akui dan akan saya selesaikan satu per satu. Untuk nominalnya saya perlu cek ke manajemen,” kata Ricky.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan seluruh persoalan, meski belum dapat memastikan tenggat waktu penyelesaian. “Waktunya belum bisa saya pastikan, tapi pasti akan saya selesaikan,” ujarnya.

Para pihak yang mengaku dirugikan berharap komitmen tersebut segera direalisasikan, mengingat dampak yang mereka rasakan semakin meluas.

“Saya hanya minta itikad baik untuk menyelesaikan ini,” kata Nanang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dibalik Kabar Mundurnya Dirjen KemenPKP, Hersubeno Singgung Tekanan di Internal

DCNews, Jakarta — Di tengah percepatan program ambisius pembangunan 3...

Dorong Transaksi Batu Bara Pakai Rupiah, DPR Nilai Bisa Perkuat Ketahanan Energi Nasional

DCNews, Jakarta — Di tengah gejolak harga energi global...

Jemaah Haji 2026 Harus Jaga Kekompakan dan Laporkan Kendala Teknis Sejak Dini

DCNews, Jakarta - Menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026, anggota...

Kasus Perampasan Mobil Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru, Polisi Tangkap 4 Debt Collector “Kuda Hitam”

DCNews, Jakarta — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menangkap empat...