Koperasi PT Muara Tunggal di Sukabumi Cetak SHU Rp848 Juta, Jadi Alternatif Nyata Lawan Jerat Pinjol Ilegal

Date:

DCNews, Sukabumi — Di tengah maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang menjerat pekerja dengan bunga tinggi dan intimidasi, Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, justru mencatat lonjakan kinerja signifikan sepanjang 2025. Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar Sabtu (14/2/2026), pengurus melaporkan kenaikan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar 44 persen serta pertumbuhan tajam tabungan sukarela anggota.

Data laporan pertanggungjawaban menunjukkan SHU meningkat dari Rp588,3 juta pada 2024 menjadi Rp848,1 juta di akhir 2025. Sementara itu, tabungan sukarela anggota melonjak 178 persen, dari Rp2,3 miliar menjadi Rp6,4 miliar. Kenaikan tersebut terjadi meski jumlah anggota tercatat sedikit menurun, mengindikasikan peningkatan partisipasi dan kualitas literasi keuangan di tingkat individu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Sigit, yang hadir dalam RAT, menyebut koperasi sebagai instrumen perlindungan ekonomi pekerja di tengah maraknya pinjaman ilegal berbasis digital.

“Jika ada kesulitan keuangan, daripada meminjam ke pinjaman online, lebih baik memanfaatkan fasilitas koperasi. Koperasi itu dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” ujarnya, seraya berharap model Kopkar PT Muara Tunggal dapat direplikasi di perusahaan lain di wilayah Sukabumi.

Dewan Pengawas Kopkar, Yudi Prayogo, menilai lonjakan tabungan sukarela mencerminkan perubahan perilaku finansial karyawan. Menurutnya, anggota kini lebih memilih menyimpan dana di lembaga yang mereka miliki bersama ketimbang terjebak konsumsi berlebihan atau skema pembiayaan berisiko.

“Kesadaran menabung meningkat signifikan. Ini tanda bahwa anggota semakin memahami pentingnya keamanan dan keberlanjutan finansial,” kata Yudi.

Ketua Kopkar PT Muara Tunggal, Mangater Pangaribuan, menegaskan komitmen pengurus untuk memperluas akses pembiayaan internal yang terjangkau bagi anggota, baik untuk kebutuhan rumah tangga mendesak maupun modal usaha kecil.

“Kami berkomitmen menyediakan dana dengan mekanisme yang sehat dan transparan. Fokus kami jelas, memagari anggota dari praktik pinjaman ilegal yang meresahkan dan merugikan,” ujarnya.

Di tengah tekanan ekonomi nasional dan maraknya aduan terkait pinjol ilegal, capaian koperasi ini menjadi contoh konkret bagaimana solidaritas pekerja dapat menjadi benteng finansial.

Analisis Dahlan Consultant

Berdasarkan analisis dari konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan melihat, pertumbuhan SHU dan tabungan sukarela menunjukkan meningkatnya kepercayaan anggota terhadap sistem pembiayaan internal. Dalam konteks maraknya pinjaman daring ilegal yang menyasar pekerja sektor formal, model koperasi berbasis perusahaan seperti Kopkar PT Muara Tunggal berpotensi menjadi alternatif pembiayaan mikro yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Jika tren ini direplikasi secara luas, koperasi karyawan dapat memperkuat ketahanan finansial buruh, menekan ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi, sekaligus mendorong inklusi keuangan berbasis komunitas. Di Cibadak, langkah kolektif itu telah dimulai,  dan hasilnya terlihat nyata dalam angka,” kata pria yang akrab disapa Kang Dahlan itu. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Teror Baru Pinjol dan Krisis Kepercayaan: Ketika Layanan Publik Disalahgunakan untuk Menagih Utang

Oleh: Asep Dahlan, Pendiri Dahlan Consultant Di tengah laju pesat...

OJK Perpanjang Tenggat Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026, Ini Alasannya

DCNews, Jakarta — Di tengah upaya memperkuat transparansi dan...

Wow! Utang Pinjol Jawa Barat Tembus Rp23,94 Triliun, Sinyal Tekanan Ekonomi Kelas Menengah Bawah Meningkat

DCNews, Bandung — Di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian...

Ancaman Pembunuhan oleh Pinjol Ilegal Dilaporkan ke OJK, Debitur di Tapanuli Utara Alami Intimidasi

DCNews, Tapanuli Utara — Seorang debitur pinjaman online di Tarutung,...