DCNews, Jakarta — Arsenal meraih kemenangan penting atas Wolverhampton Wanderers, namun tiga poin itu datang dengan catatan serius dari sang pelatih. Manajer Arsenal Mikel Arteta mengakui timnya tampil jauh dari harapan pada babak pertama sebelum akhirnya bangkit dan mengamankan kemenangan 2-1 dalam lanjutan pekan ke-16 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Sabtu waktu setempat.
Berbicara seusai laga, Arteta menyebut permainan Arsenal di paruh pertama tidak mencerminkan standar yang ia harapkan, termasuk kontribusi gelandang andalan Declan Rice yang dinilai belum maksimal. Situasi tersebut, menurut Arteta, membuat Arsenal berada dalam posisi rentan sebelum menunjukkan respons yang lebih baik setelah jeda.
“Kami tidak bermain seperti yang seharusnya di babak pertama. Declan juga tidak berada pada level terbaiknya saat itu. Untungnya, di babak kedua kami mampu meningkatkan intensitas dan mengubah arah pertandingan,” ujar Arteta, dikutip dari laman resmi klub, Ahad (14/12/2025).
Meski tampil lebih dominan selepas turun minum, Arsenal sempat dikejutkan oleh gol Wolves yang dicetak Tolu Akorodare. Arteta menilai momen tersebut sebagai peringatan keras tentang rapuhnya lini pertahanan timnya dalam situasi krusial.
“Kesempatan pertama mereka langsung berbuah gol. Inilah Liga Primer. Kami bersyukur bisa mencetak gol di akhir pertandingan dan menang, tetapi kami harus jauh lebih baik dalam mengantisipasi situasi seperti itu,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Arsenal akhirnya membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan 2-1, meski dua gol The Gunners tercipta melalui gol bunuh diri pemain Wolves, Sam Johnstone dan Yerson Mosquera. Hasil ini menjaga Arsenal tetap di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 36 poin dari 16 pertandingan, unggul lima poin atas Manchester City yang baru memainkan 15 laga.
Bagi Arteta, kemenangan tipis ini bukan sekadar soal poin, melainkan pelajaran penting bagi timnya dalam perburuan gelar. Ia menekankan pentingnya efektivitas dan konsistensi, terutama saat menghadapi lawan yang mampu memberi tekanan.
“Setiap kemenangan di Liga Primer patut disyukuri, tetapi kami harus jujur pada diri sendiri. Hari ini kami membuat pertandingan menjadi lebih sulit dari yang seharusnya. Itu pelajaran besar bagi kami,” tegas Arteta.
Ia menutup dengan penegasan bahwa Arsenal harus segera memperbaiki kekurangan tersebut jika ingin terus menjaga posisi di puncak klasemen dan bersaing hingga akhir musim. ***

