DCNews, Jakarta – Pasar keuangan global pada Kamis (2/10/2025) menunjukkan pergerakan beragam. Harga emas terkoreksi setelah mencetak rekor, minyak mentah melemah lima hari beruntun, sementara indeks Nasdaq justru menembus rekor tertinggi sepanjang masa.
Harga emas turun 0,8% ke US$3.896 per troy ons dipicu aksi ambil untung dan komentar hawkish Presiden Federal Reserve Dallas, Lorie Logan. Sementara itu, harga minyak mentah WTI terkoreksi 1,5% menjadi US$72,40 per barel, level terendah dalam empat bulan terakhir akibat kekhawatiran oversupply global.
Di pasar valas, euro melemah 0,4% ke 1,0850 per dolar AS, poundsterling terkoreksi 0,6% ke 1,2625, sedangkan dolar AS justru menguat 0,7% ke 149,20 terhadap yen Jepang.
Di Wall Street, indeks Nasdaq melonjak 1,2% ke 25.179, mencatat rekor tertinggi sepanjang masa. Investor menilai penguatan berpotensi berlanjut, serupa pola pasca shutdown pemerintahan AS pada 2018–2019.
Market Snapshot (3/10/2025)
Instrumen Pergerakan Level Akhir Keterangan Utama
Emas (Gold) ▼ -0,8% US$3.896/oz Profit taking, komentar hawkish Fed Dallas
WTI Crude ▼ -1,5% (5 hari) US$72,40/barel Kekhawatiran oversupply, terendah 4 bulan
EUR/USD ▼ -0,4% 1,0850 Euro tertekan nada hawkish Fed
GBP/USD ▼ -0,6% 1,2625 Koreksi usai reli 4 hari
USD/JPY ▲ +0,7% 149,20 Dolar pulih, hentikan tren turun
Nasdaq ▲ +1,2% 25.179 (rekor baru)
Optimisme berlanjut, pola mirip pasca shutdown 2018-2019. ***

