DCNews, Jakarta — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober kembali menjadi refleksi penting bagi bangsa Indonesia. Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan sumber nilai yang meneguhkan persatuan di tengah keragaman bangsa.
“Pancasila adalah warisan luhur para pendiri bangsa. Kita tidak cukup hanya menghafal sila-silanya, tetapi harus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang membuat bangsa tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan,” ujar Ning Lia di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Momentum Hari Kesaktian Pancasila tahun ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Menurut Ning Lia, dua peringatan tersebut memiliki makna saling menguatkan: Pancasila sebagai landasan persatuan, dan DPD RI sebagai pengawal kepentingan daerah dalam bingkai kebangsaan.
“DPD RI hadir sebagai jembatan antara pusat dan daerah. Di usia ke-21 ini, saya meyakini DPD semakin matang, bermanfaat, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi rakyat, khususnya dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan,” paparnya.
Ia menutup dengan harapan agar semangat Pancasila terus menjadi pijakan bersama, sekaligus mendorong DPD RI tumbuh menjadi lembaga yang kokoh, berpihak pada rakyat, dan berperan aktif memperkuat persatuan bangsa. ***

