DCNews, Samarinda — Persija Jakarta datang ke Stadion Segiri dengan satu misi jelas: bangkit dari tren negatif. Macan Kemayoran akan menghadapi pemuncak klasemen Borneo FC pada laga pekan ke-13 Liga 1 2025/2026, Minggu (28/9/2025) pukul 19.00 WIB, setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir.
Pelatih Mauricio Souza mengakui Samarinda bukan tempat yang mudah untuk mencuri poin. Namun, ia menegaskan jeda sepekan dimanfaatkan penuh untuk memperbaiki kelemahan, mulai dari lini pertahanan hingga variasi serangan.
“Kami menjalani persiapan yang baik selama satu minggu terakhir. Bermain di Samarinda tidak akan mudah, tetapi kami percaya bisa meraih hasil positif,” ujar Souza dalam konferensi pers pralaga.
Borneo FC hadir dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Pieter Huistra mencatat lima kemenangan beruntun dan dikenal memiliki pertahanan kokoh, serangan balik cepat, serta fisik yang sulit ditandingi. Souza menegaskan timnya harus tampil fokus sepanjang pertandingan.
“Kami tahu Borneo adalah tim kuat. Tapi kami memiliki tekad untuk menampilkan permainan terbaik dan berusaha membawa pulang poin,” ucapnya.
Rayhan Hannan, gelandang Persija, menambahkan bahwa seluruh pemain siap bertarung menghadapi tekanan tuan rumah. Ia menyadari hasil minor dalam dua laga terakhir menjadi luka yang harus segera ditebus.
“Situasi ini memang berat, tapi setiap laga adalah kesempatan untuk bangkit. Kami tidak takut menghadapi siapa pun,” kata Hannan dengan nada optimistis.
Pertemuan di Samarinda diprediksi akan berlangsung ketat. Persija membutuhkan kebangkitan untuk kembali ke jalur kemenangan, sementara Borneo bertekad mempertahankan tren impresif di hadapan pendukungnya. ***

