DCNews, Hanoi — Vietnam menutup sementara empat bandara utama di pesisir tengah pada Minggu (28/9/2025) ketika Badai Tropis Bualoi bergerak mendekati daratan, memicu kekhawatiran akan banjir besar, tanah longsor, dan gangguan penerbangan skala nasional.
Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam mengonfirmasi bahwa Bandara Internasional Danang, salah satu gerbang udara tersibuk di negara itu, menghentikan operasi sejak pukul 06.00 hingga 11.00 waktu setempat. Bandara Dong Hoi di Provinsi Quang Tri ditutup mulai pukul 13.00 hingga 22.00, sementara fasilitas penerbangan di Kota Hue berhenti beroperasi dari pukul 08.00 hingga 14.00. Adapun Bandara Tho Xuan di Provinsi Thanh Hoa akan ditutup mulai pukul 22.00 hingga Senin pagi.
“Keselamatan penumpang dan kru penerbangan menjadi prioritas utama. Penangguhan operasi ini langkah preventif menghadapi badai yang semakin menguat,” kata Nguyen Van Dung, juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, dalam pernyataannya.
Dampak Regional dan Banjir di Hue
Badai Bualoi sebelumnya menewaskan sedikitnya empat orang di Filipina sebelum bergerak ke arah Laut Cina Selatan dan kini mengarah ke garis pantai Vietnam bagian tengah. Di Kota Hue, hujan deras sejak Sabtu malam telah menyebabkan banjir di beberapa jalan utama, memaksa warga mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi.
“Air sudah setinggi lutut di beberapa kawasan, dan kami khawatir debit sungai akan terus naik jika hujan tidak reda,” ujar Le Thi Hoa, seorang warga Hue, kepada surat kabar Tuoi Tre.
Peringatan Darurat Pemerintah
Pemerintah Vietnam dalam pengumumannya memperingatkan potensi banjir bandang dan tanah longsor di daerah pegunungan serta dataran rendah. Warga diminta menyiapkan kebutuhan darurat, menghindari bepergian ke daerah rawan bencana, dan mengikuti instruksi evakuasi bila diperlukan.
“Bualoi adalah badai besar dengan curah hujan tinggi. Risiko longsor di kawasan perbukitan sangat nyata, dan masyarakat harus siap menghadapi skenario terburuk,” kata Tran Quang Nam, pejabat Badan Penanggulangan Bencana Vietnam.
Ribuan Penumpang Terdampak
Penangguhan penerbangan ini diperkirakan memengaruhi ribuan penumpang domestik maupun internasional. Maskapai-maskapai besar, termasuk Vietnam Airlines dan VietJet Air, mengumumkan pembatalan serta penjadwalan ulang penerbangan dari dan menuju wilayah tengah.
“Kami meminta penumpang memantau informasi terbaru di situs resmi maskapai dan bersiap untuk perubahan jadwal,” tulis Vietnam Airlines dalam pernyataannya.
Gelombang Badai Berikutnya
Menurut prakiraan cuaca, Bualoi akan membawa angin kencang dengan kecepatan lebih dari 100 kilometer per jam saat mencapai daratan. Para ahli memperingatkan bahwa badai serupa kemungkinan masih akan terjadi sepanjang musim hujan tahun ini.
“Vietnam berada di jalur utama badai tropis Asia Tenggara. Bualoi menjadi pengingat betapa rentannya kawasan ini terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem,” kata Pham Duc Thang, peneliti iklim dari Universitas Nasional Hanoi. ***

