DCNews, Jakarta — Manchester United menegaskan tidak akan melepas Alejandro Garnacho dengan harga murah, meski Chelsea dikabarkan sudah menyiapkan tawaran resmi. Klub berjuluk Setan Merah itu hanya bersedia membuka pintu negosiasi jika The Blues berani menebus winger muda asal Argentina tersebut dengan nilai minimal £50 juta atau lebih dari Rp1 triliun.
Sikap tegas United tak lepas dari status Garnacho sebagai produk akademi klub. Artinya, hasil penjualannya akan tercatat sebagai keuntungan bersih di laporan keuangan, memberi posisi tawar tinggi bagi manajemen.
BBC Sport melaporkan, tawaran perdana Chelsea diyakini akan segera masuk, tetapi United menilai harga pasar Garnacho jauh di atas proposal awal. Namun, jalan Chelsea untuk mendatangkan Garnacho tidaklah mulus.
Sky Sports menyebut The Blues perlu melepas setidaknya dua penyerang utama lebih dulu sebelum bisa merealisasikan transfer ini, termasuk opsi pada Christopher Nkunku yang kabarnya diminati Bayern Munich. Sayangnya, tawaran pinjaman dari klub Jerman itu ditolak karena Chelsea hanya membuka opsi transfer permanen.
Kondisi ini membuat ruang gerak Chelsea semakin sempit. Dengan ketatnya komposisi lini depan, perekrutan Garnacho dan target lain seperti gelandang Belanda, Xavi Simons, masih penuh tanda tanya.
Meski demikian, pakar transfer Fabrizio Romano menyebut negosiasi bisa berakhir positif. Menurutnya, hubungan baik antara CEO United Omar Berrada dengan jajaran manajemen Chelsea berpotensi menjadi kunci.
“Chelsea kemungkinan akan menyetujui harga yang diminta United. Garnacho hanya ingin pindah ke Stamford Bridge,” tulis Romano di akun media sosialnya. ***

