Industri Musik Ambon Dinilai Bisa Dongkrak Ekonomi Kreatif Nasional

Date:

DCNews, Ambon — Industri musik di Kota Ambon, dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi kreatif nasional. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini saat kunjungan kerja ke Provinsi Maluku, Senin kemarin (16/6/2025). Ia menyebut bahwa musik bukan hanya bagian dari ekspresi budaya, tetapi juga aset strategis bangsa yang dapat menciptakan lapangan kerja dan memperkuat identitas Indonesia di tingkat global.

“Musik bukan sekadar hiburan, tapi panggung ekonomi. Dari satu lagu, bisa hidup penyanyinya, penulis lagunya, hingga operator panggung. Ini ekosistem yang harus kita lindungi dan kembangkan,” kata Novita dalam keterangan tertulis, Selasa (17/6/2025).

Ambon, yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Kota Musik Dunia, menurut Novita, menyimpan modal besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Namun, ia mengakui masih banyak tantangan yang menghambat kemajuan sektor ini.

“Saat ini, kita menghadapi situasi yang cukup mengkhawatirkan. Hubungan antara pencipta lagu, penyanyi, dan label rekaman sering kali tidak harmonis. Ini justru mengganggu misi besar kita: mendongkrak ekonomi nasional lewat karya musik,” tegas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Ia menyoroti lemahnya akses musisi daerah terhadap label besar, minimnya fasilitas distribusi karya, serta kurangnya perlindungan hukum terhadap hak cipta. Oleh karena itu, ia mendesak adanya penguatan kelembagaan dan peran aktif pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Barekraf).

“Kami melihat Kementerian Ekonomi Kreatif sudah mulai hadir, misalnya lewat bantuan pembuatan video klip. Tapi ini harus diperluas dan merata ke seluruh Indonesia. Jangan hanya di kota besar. Pemerataan fasilitasi dan inkubasi musisi daerah sangat penting,” katanya.

Legislator dari Dapil VII Jawa Timur itu juga menekankan bahwa sektor musik dapat menjadi alternatif lapangan kerja di tengah ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan ketidakpastian ekonomi global.

“Musik bisa jadi jalan keluar bagi generasi muda yang tak terserap pasar kerja formal. Tapi negara harus hadir dengan kebijakan afirmatif, pelatihan, hingga skema pendanaan khusus bagi pelaku usaha muda di bidang musik,” imbuhnya.

Novita menegaskan bahwa Komisi VII DPR RI akan terus mendorong transformasi ekonomi kreatif berbasis budaya lokal sebagai bagian dari arah kebijakan nasional.

“Musik bukan hanya cermin ekspresi, tetapi juga simbol kemandirian ekonomi dan kejayaan suatu bangsa,” tutupnya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kasus Narkoba di NTB Meningkat, Legislator PKS Desak Pengawasan Aparat Diperketat

DCNews, Mataram — Tingginya angka pengungkapan kasus narkotika di Provinsi...

Teror Order Fiktif Pinjol di Sleman, Ambulans dan Damkar Jadi Sasaran Penagihan Utang

DCNews, Sleman — Aksi penyalahgunaan layanan darurat kembali terjadi. Kali...

Heboh BAFI Group Batam Catut Logo. OJK Kepri Buka Suara Tak Pernah Beri Izin

DCNews, Batam – Maraknya penawaran jasa konsultasi dan pendampingan...

Kewajiban Stop Open Dumping 2026, Legislator PKS: Jakarta Hadapi Darurat Sampah dan Harus Berbenah Total

DCNews,  Jakarta — Ancaman krisis pengelolaan sampah di Ibu...