Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Oktober 2026 Turun, Galeri24 Rp2,509 Juta per Gram

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang dipasarkan melalui Pegadaian melemah pada Jumat (16/10/2026). Harga emas Galeri24 ukuran 1 gram turun Rp7.000 menjadi Rp2.509.000, sedangkan emas UBS terkoreksi Rp6.000 menjadi Rp2.533.000 per gram.

Di tengah penurunan tersebut, harga emas Antam ukuran 1 gram yang dipasarkan melalui Pegadaian tercatat Rp2.600.000. Perbedaan harga antarproduk menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat yang ingin membeli logam mulia untuk investasi maupun menjual kembali emas yang dimiliki.

Selain memantau harga jual, calon investor perlu memperhatikan harga pembelian kembali atau buyback. Selisih kedua harga tersebut menentukan seberapa besar kenaikan harga yang dibutuhkan agar investasi emas menghasilkan keuntungan setelah memperhitungkan biaya transaksi.

Harga Emas Galeri24, UBS, dan Antam Hari Ini

Berdasarkan daftar harga Galeri24 pada Jumat (16/10/2026), penurunan harga terjadi pada emas Galeri24 dan UBS dibandingkan hari sebelumnya. Galeri24 ukuran 1 gram turun dari Rp2.516.000 menjadi Rp2.509.000, sedangkan UBS terkoreksi dari Rp2.539.000 menjadi Rp2.533.000.

Berikut daftar harga emas batangan berdasarkan pecahan yang dipasarkan melalui Galeri24.

Berat Galeri24 UBS Antam
0,5 gram Rp1.316.000 Rp1.370.000 Rp1.351.000
1 gram Rp2.509.000 Rp2.533.000 Rp2.600.000
2 gram Rp4.958.000 Rp5.027.000 Rp5.138.000
5 gram Rp12.302.000 Rp12.422.000 Rp12.769.000
10 gram Rp24.538.000 Rp24.713.000 Rp25.482.000
25 gram Rp61.015.000 Rp61.662.000 Rp63.577.000
50 gram Rp121.932.000 Rp123.071.000 Rp127.073.000
100 gram Rp243.744.000 Rp246.045.000 Rp254.067.000

Harga tersebut merupakan harga jual kepada konsumen berdasarkan daftar yang disampaikan dalam pembaruan Galeri24 pada Jumat (16/10/2026). Nominal dapat berubah mengikuti kebijakan penjual dan kondisi pasar.

Harga Emas Antam Hari Ini

Emas Antam juga menjadi salah satu produk logam mulia yang banyak dipantau masyarakat. Berdasarkan daftar harga yang tersedia melalui Galeri24, emas Antam ukuran 1 gram dijual Rp2.600.000, ukuran 5 gram Rp12.769.000, dan ukuran 10 gram Rp25.482.000.

Harga tersebut perlu dibedakan dari harga yang diterbitkan langsung oleh Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk melalui kanal Logam Mulia.

Pada Kamis (15/10/2026), harga emas Antam di Logam Mulia dilaporkan berada di level Rp2.561.000 per gram setelah turun Rp13.000. Adapun harga resmi untuk Jumat perlu diperiksa melalui kanal Logam Mulia setelah pembaruan harian diterbitkan.

Perbedaan harga emas Antam di Pegadaian dan butik Logam Mulia dapat terjadi karena perbedaan daftar harga, jalur distribusi, serta ketentuan penjualan masing-masing penyedia. Karena itu, konsumen sebaiknya membandingkan harga pada penjual yang benar-benar akan digunakan untuk bertransaksi.

Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini

Harga pembelian kembali atau buyback menjadi salah satu indikator penting sebelum masyarakat memutuskan membeli emas. Harga ini menunjukkan nilai yang dibayarkan penyedia layanan ketika konsumen menjual kembali emasnya, sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan daftar Galeri24 pada Jumat (16/10/2026), harga buyback emas Galeri24 ukuran 1 gram tercatat Rp2.362.000. Sementara itu, harga buyback emas UBS dan Antam melalui layanan yang sama masing-masing Rp2.337.000 per gram.

Berikut perbandingan harga jual dan buyback emas ukuran 1 gram.

Produk Harga jual Harga buyback Selisih
Galeri24 Rp2.509.000 Rp2.362.000 Rp147.000
UBS Rp2.533.000 Rp2.337.000 Rp196.000
Antam Pegadaian Rp2.600.000 Rp2.337.000 Rp263.000

Selisih tersebut menunjukkan bahwa pembeli tidak otomatis memperoleh keuntungan ketika menjual emas kembali dalam waktu singkat. Harga emas harus meningkat cukup besar untuk menutup selisih harga jual dan buyback, belum termasuk biaya lain yang mungkin timbul.

Perbandingan ini juga perlu dilakukan secara cermat karena harga jual dan harga pembelian kembali dapat berbeda menurut produk, tempat transaksi, kondisi emas, serta ketentuan yang diterapkan penjual.

Faktor yang Memengaruhi Harga Emas

Pergerakan harga emas di Indonesia dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari harga emas dunia hingga nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Harga emas internasional menjadi salah satu acuan utama. Ketika harga emas dunia berubah, harga di pasar domestik dapat ikut menyesuaikan. Namun, dampaknya juga dipengaruhi pergerakan kurs rupiah.

Pelemahan rupiah terhadap dolar AS berpotensi meningkatkan harga emas dalam mata uang domestik. Sebaliknya, penguatan rupiah dapat mengurangi tekanan kenaikan harga dari faktor nilai tukar, dengan asumsi faktor lainnya tetap.

Kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve juga menjadi perhatian investor. Perubahan suku bunga dapat memengaruhi daya tarik emas dibandingkan instrumen lain yang menawarkan imbal hasil, seperti obligasi.

Selain itu, ketidakpastian ekonomi global dan permintaan terhadap aset yang dinilai sebagai pelindung nilai turut memengaruhi pasar emas.

Meski demikian, penurunan harga Galeri24 dan UBS pada Jumat (16/10/2026) tidak dapat dikaitkan dengan satu faktor tertentu tanpa data pasar yang mendukung.

Apakah Sekarang Waktu yang Tepat untuk Membeli Emas?

Penurunan harga dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat yang telah merencanakan investasi emas. Namun, koreksi dalam satu hari tidak otomatis berarti harga sudah berada di titik terendah.

Calon investor sebaiknya mempertimbangkan tujuan keuangan dan jangka waktu investasi sebelum membeli. Emas lebih tepat diposisikan sebagai salah satu instrumen diversifikasi dan penyimpanan nilai dalam jangka menengah hingga panjang, bukan sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan instan.

Pembelian secara bertahap dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengurangi ketergantungan pada satu waktu pembelian. Meski demikian, strategi tersebut tidak menjamin keuntungan karena harga emas tetap dapat turun.

Masyarakat juga perlu memastikan emas dibeli melalui penjual tepercaya, memeriksa bukti keaslian, serta memahami persyaratan penjualan kembali. Dana darurat dan kebutuhan pokok sebaiknya tetap diprioritaskan sebelum mengalokasikan uang ke investasi.

Dengan harga jual 1 gram sebesar Rp2.509.000 untuk Galeri24, Rp2.533.000 untuk UBS, dan Rp2.600.000 untuk Antam melalui Pegadaian, konsumen dapat membandingkan produk sesuai anggaran dan tujuan keuangan masing-masing.

Harga tersebut merupakan acuan berdasarkan pembaruan yang tersedia, bukan jaminan harga transaksi sepanjang hari. Konsumen disarankan memeriksa kembali harga jual dan buyback sebelum melakukan transaksi.

Analisis Dahlan Consultant: Jangan Hanya Mengejar Harga Murah, Hitung Risiko Investasi Emas

Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai keputusan berinvestasi emas perlu didasarkan pada perencanaan keuangan, bukan semata-mata mengikuti penurunan harga harian.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa emas bukan instrumen yang selalu menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat. Perubahan harga dapat memberikan peluang, tetapi juga menyimpan risiko kerugian apabila investor membeli tanpa memperhitungkan kebutuhan dana dan jangka waktu penyimpanan.

Pria yang akrab disapa Kang Dahlan itu  mengingatkan, salah satu hal yang kerap luput dari perhatian investor pemula adalah selisih harga jual dan buyback. Selisih tersebut membuat nilai emas yang baru dibeli umumnya lebih rendah jika langsung dijual kembali.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menghitung terlebih dahulu berapa kenaikan harga yang dibutuhkan untuk menutup selisih tersebut sebelum memperoleh keuntungan. Perbandingan harga antarmerek juga perlu dilakukan dengan memperhatikan harga jual sekaligus nilai pembelian kembali, bukan hanya memilih produk yang terlihat paling murah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara investasi dan kebutuhan likuiditas. Masyarakat tidak seharusnya menggunakan seluruh tabungan atau dana darurat untuk membeli emas hanya karena melihat harga sedang turun.

Pendekatan yang lebih terukur adalah menetapkan anggaran investasi sesuai kemampuan, membeli secara bertahap jika sesuai dengan rencana keuangan, dan menyimpan emas untuk tujuan yang jelas.

Dengan demikian, penurunan harga emas sebaiknya dipandang sebagai momentum untuk mengevaluasi strategi investasi, bukan alasan untuk terburu-buru membeli. Bagi investor, kedisiplinan mengelola keuangan dan memahami risiko tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga nilai aset dalam jangka panjang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Waspadai Rekening Dormant Disalahgunakan untuk Judol dan Pinjol, Edukasi Keuangan Diperkuat

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat edukasi...

Pengadilan Batalkan Putusan KPPU soal Dugaan Kartel Bunga Pinjol, 97 Fintech Sebelumnya Didenda Rp755 Miliar

DCNews, Jakarta — Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta...

Menolak Pasrah pada Jelaga: Menggugat Ketidakberdayaan Negara dan Menagih Solusi Tuntas Karhutla

Oleh: Muhammad Solikin (Pemerhati sosial dan lingkungan, tinggal di...

OJK Sanksi 11 Perusahaan dalam Kasus Manipulasi Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Denda Capai Rp2,1 Triliun

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi...