Rusia Akan Kirim Delegasi ke Istanbul untuk Putaran Kedua Pembicaraan Damai dengan Ukraina

Date:

DCNews, Moskow — Pemerintah Rusia mengonfirmasi akan mengirim delegasi ke Istanbul pada Senin, 2 Juni 2025, guna mengikuti putaran kedua pembicaraan damai dengan Ukraina, meskipun masih terjadi kebuntuan terkait parameter negosiasi yang diajukan masing-masing pihak.

Langkah ini menyusul pertemuan langsung pertama antara Moskow dan Kyiv sejak invasi dimulai pada Februari 2022, yang difasilitasi Turki pada 16 Mei lalu. Namun, perundingan tersebut belum menghasilkan terobosan berarti, terutama setelah Ukraina meminta Rusia terlebih dahulu memaparkan rincian proposal perdamaian sebelum dialog dilanjutkan.

“Dua dokumen memorandum, baik dari pihak Rusia maupun Ukraina, seperti yang kami harapkan, akan menjadi bahan pembahasan dalam putaran kedua nanti,” ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Jumat (31/5/2025), seperti dikutip kantor berita pemerintah Rusia, Tass.

Rusia juga menolak usulan Amerika Serikat mengenai gencatan senjata selama 30 hari, dan dalam pertemuan sebelumnya, kembali menegaskan tuntutan maksimalis untuk mengakhiri konflik yang kini telah memasuki tahun keempat.

Sementara Ukraina menuntut agar Rusia menarik pasukannya dari wilayah yang diduduki dan memulihkan kedaulatan penuh, Moskow bersikeras bahwa penyelesaian konflik hanya mungkin jika Kyiv menerima perubahan realitas teritorial di lapangan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Ukraina mengenai komposisi delegasi atau respons terhadap pernyataan Kremlin tersebut. Pemerintah Turki, yang berperan sebagai mediator, menyatakan siap kembali memfasilitasi dialog selama kedua belah pihak menunjukkan itikad baik untuk mencapai resolusi damai. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK: Bunga Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Permintaan Pinjol Produktif Tak Langsung Tertekan

DCNews, Jakarta — Penurunan suku bunga pinjaman program Membina...

Soroti Target 200 Juta Rekening Baru untuk Bansos, Legislator PDIP Minta Pemerintah Buka Dasar Perhitungan

DCNews, Jakarta — Rencana pemerintah membuka hingga 200 juta...

OJK Perketat Pengawasan KrediFazz Usai Dugaan Pelanggaran Debt Collector

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan...

Pinjol Bermasalah Didominasi Anak Muda, OJK Soroti Risiko Kredit

DCNews, Jakarta — Kelompok usia muda menjadi penyumbang terbesar pembiayaan...