DCNews, Jakarta — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lonjakan signifikan kasus COVID-19 secara global per 11 Mei 2025, dengan peningkatan harian mencapai 55.984 kasus. Kenaikan ini mendorong sejumlah negara, termasuk Indonesia, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang baru pandemi.
Berdasarkan data WHO, total kasus COVID-19 secara global kini mencapai 91.583 kasus. Thailand menjadi negara dengan penambahan kasus tertinggi, mencatat 69.200 kasus baru. Sementara itu, Brazil melaporkan 1.800 kasus, Britania Raya 1.200 kasus, Yunani 688 kasus, dan Prancis 283 kasus.
Menanggapi tren tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menerbitkan surat edaran peringatan kepada seluruh instansi kesehatan, khususnya di kawasan Asia. Surat ini berisi imbauan untuk memperkuat protokol kesehatan, meningkatkan kapasitas pelacakan, dan mempercepat respons penanganan di tingkat daerah.
“Kita tidak ingin kecolongan. Meningkatnya kasus di Thailand dan beberapa negara lain adalah peringatan dini bagi seluruh negara di kawasan,” kata seorang pejabat Kemenkes yang enggan disebutkan namanya.
Kemenkes juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, memperbarui vaksinasi bila tersedia, dan menerapkan kembali langkah-langkah dasar pencegahan, seperti penggunaan masker di tempat umum dan menjaga jarak.
Situasi ini menandai potensi munculnya subvarian baru atau kembalinya transmisi komunitas yang aktif, meski WHO belum menyatakan status darurat kesehatan global. ***

