Harga Emas Antam Tak Bergerak, Dahlan Consultant Sarankan Investor Evaluasi Portofolio

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada perdagangan Senin pagi (22/6/2026). Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar keuangan internasional, logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang mendapat perhatian masyarakat sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Berdasarkan data yang dipublikasikan melalui laman resmi Logam Mulia Antam pada pukul 08.44 WIB, harga emas Antam bertahan di level Rp2.668.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga tidak mengalami perubahan dan tetap berada di angka Rp2.401.000 per gram.

Stabilnya harga emas domestik terjadi setelah beberapa pekan terakhir pasar global diwarnai fluktuasi yang dipengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral, ketegangan geopolitik, serta pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat investor terus memantau prospek harga emas sebagai instrumen penyimpan nilai jangka panjang.

Dalam transaksi penjualan kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta, pemerintah mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi wajib pajak non-NPWP. Potongan pajak tersebut langsung dikurangi dari total nilai buyback yang diterima penjual.

Sementara itu, untuk transaksi pembelian emas batangan, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti pemotongan pajak.

Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan yang berlaku pada Senin pagi:

  • 0,5 gram: Rp1.384.000
  • 1 gram: Rp2.668.000
  • 2 gram: Rp5.276.000
  • 3 gram: Rp7.889.000
  • 5 gram: Rp13.115.000
  • 10 gram: Rp26.175.000
  • 25 gram: Rp65.312.000
  • 50 gram: Rp130.545.000
  • 100 gram: Rp261.012.000
  • 250 gram: Rp652.265.000
  • 500 gram: Rp1.304.320.000
  • 1.000 gram (1 kilogram): Rp2.608.600.000
Analisis Dahlan Consultant 

Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan yang akrab disapa Kang Dahlan, menilai stabilnya harga emas pada level tinggi menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset lindung nilai masih kuat. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global maupun potensi gejolak pasar keuangan.

“Emas tetap menjadi instrumen yang menarik untuk diversifikasi portofolio. Namun investor tidak boleh hanya terpaku pada tren kenaikan harga. Yang lebih penting adalah memahami tujuan investasi, jangka waktu, serta mengatur alokasi aset secara proporsional. Stabilnya harga saat ini bisa menjadi momentum bagi investor untuk melakukan evaluasi portofolio, bukan sekadar mengejar keuntungan jangka pendek,” ujar Kang Dahlan.

Ia menambahkan, bagi investor ritel, strategi akumulasi secara bertahap (dollar cost averaging) masih relevan diterapkan di tengah pergerakan harga emas yang relatif tinggi. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi risiko akibat volatilitas pasar sekaligus menjaga tujuan investasi jangka panjang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Fauzi Amro Minta OJK Maksimalkan Teknologi untuk Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

DCNews, Jakarta — Di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan...

HUT ke-499 Jakarta, Harus Makin Sejahtera dan Berdaya Saing Global

DCNews, Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai...

Prabowo Sedang Jalankan Transformasi Besar Indonesia, Fahri Hamzah: Kritik Otoritarianisme Salah Baca Situasi

DCNews, Jakarta — Di tengah meningkatnya kritik terhadap sejumlah...

Bali Didorong Tinggalkan Pariwisata Massal, BKASP DPR Minta Roadmap Menuju Quality Tourism

DCNews, Jakarta — Di tengah meningkatnya tekanan terhadap lingkungan, kemacetan,...