Harkitnas 2026: Kodim Tasikmalaya dan OJK Bergerak Cegah Prajurit Terjebak Pinjol Ilegal dan Judi Online

Date:

DCNews, Tasikmalaya — Ancaman kejahatan finansial digital kini tak lagi hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga kalangan aparat dan keluarga mereka. Menyambut Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Kodim 0612/Tasikmalaya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar deklarasi dan edukasi literasi keuangan guna memperkuat kewaspadaan prajurit TNI terhadap maraknya judi online, pinjaman online ilegal, hingga penipuan digital berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0612/Tasikmalaya, Senin (18/5/2026), menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga prajurit di tengah meningkatnya modus kejahatan siber di sektor keuangan.

Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Czi Wawan menegaskan, perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat, termasuk prajurit TNI, dalam memahami risiko kejahatan finansial yang semakin kompleks.

“Prajurit harus melek teknologi namun tetap mawas diri. Hal ini agar tidak terjebak lingkaran setan aktivitas keuangan ilegal, seperti pinjol ilegal dan judol,” ujar Wawan dalam sambutannya.

Menurut dia, ancaman judi online dan pinjaman ilegal bukan sekadar persoalan sosial, melainkan dapat mengganggu stabilitas ekonomi keluarga hingga berdampak pada institusi apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Ia menambahkan, Kodim 0612/Tasikmalaya tidak hanya memiliki tanggung jawab menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut membangun kesadaran masyarakat agar lebih cerdas dalam mengelola keuangan di era digital.

Sementara itu, Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Herawati, mengingatkan bahwa pola penipuan digital kini berkembang semakin cepat dengan memanfaatkan teknologi baru, termasuk Artificial Intelligence (AI).

“Yang patut diwaspadai adalah modus silence call atau panggilan tanpa suara, yang menyasar sampel suara korban untuk disalahgunakan,” kata Nofa.

Ia mengungkapkan, Jawa Barat menjadi salah satu daerah dengan tingkat laporan penipuan keuangan digital yang cukup tinggi. Karena itu, OJK bersama Satgas PASTI terus memperkuat langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

Menurut Nofa, peran aparat teritorial seperti Babinsa sangat penting sebagai ujung tombak edukasi literasi keuangan hingga ke tingkat desa.

“Kami berharap jajaran Babinsa bisa menjadi perpanjangan tangan untuk mengedukasi masyarakat di pelosok desa,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0612/Tasikmalaya dan OJK berharap momentum Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya dimaknai sebagai kebangkitan semangat kebangsaan, tetapi juga kebangkitan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman kejahatan finansial digital yang terus berkembang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pinjol Ilegal Diberantas, Kang Dahlan: Bagaimana Dengan Pinjol Legal yang Melakukan Penagihan Ilegal?

DCNews, Jakarta – Pemberantasan pinjaman online (pinjol) ilegal tidak...

Jangan Hanya Tangkap Operator Lapangan, Kapolri Didesak Bongkar Bandar Judi Online dan Pinjol Ilegal

DCNews, Jakarta – Pemberantasan judi online (judol) dan pinjaman...

OJK Jatim Ingatkan Masyarakat Waspadai Pinjol Ilegal, Terapkan Prinsip Legal dan Logis

DCNews, Surabaya – Masyarakat diminta lebih waspada terhadap tawaran...

DPR Ingatkan Warga, Pinjol Harus untuk Modal Usaha Bukan Kebutuhan Konsumtif

DCNews, Gresik – Kemudahan memperoleh pinjaman online (pinjol) berpotensi...