DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang diperdagangkan melalui layanan Sahabat Pegadaian kompak mengalami penurunan pada Minggu pagi, 17 Mei 2026. Penurunan terjadi pada tiga produk logam mulia utama, yakni Galeri24, UBS, dan Antam, seiring pergerakan pasar emas global yang masih fluktuatif.
Berdasarkan pantauan pada pukul 06.11 WIB, harga emas Antam turun menjadi Rp2.866.000 per gram dari sebelumnya Rp2.918.000 per gram. Sementara emas UBS terkoreksi menjadi Rp2.793.000 per gram dari Rp2.807.000, dan emas Galeri24 melemah menjadi Rp2.764.000 per gram dibanding sehari sebelumnya Rp2.794.000 per gram.
Penurunan harga ini membuat investor kembali mencermati momentum pembelian emas, terutama di tengah ketidakpastian pasar keuangan global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Pegadaian menyediakan emas Galeri24 dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Adapun emas UBS tersedia dari 0,5 gram sampai 500 gram, sementara emas Antam ditawarkan mulai 0,5 gram hingga 100 gram.
Berikut rincian harga emas di Sahabat Pegadaian per Minggu (17/5/2026):
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.450.000
- 1 gram: Rp2.764.000
- 2 gram: Rp5.462.000
- 5 gram: Rp13.554.000
- 10 gram: Rp27.036.000
- 25 gram: Rp67.226.000
- 50 gram: Rp134.345.000
- 100 gram: Rp268.558.000
- 250 gram: Rp669.744.000
- 500 gram: Rp1.339.486.000
- 1.000 gram: Rp2.678.971.000
Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp1.486.000
- 1 gram: Rp2.866.000
- 2 gram: Rp5.670.000
- 3 gram: Rp8.479.000
- 5 gram: Rp14.097.000
- 10 gram: Rp28.137.000
- 25 gram: Rp70.212.000
- 50 gram: Rp140.341.000
- 100 gram: Rp280.601.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp1.509.000
- 1 gram: Rp2.793.000
- 2 gram: Rp5.542.000
- 5 gram: Rp13.693.000
- 10 gram: Rp27.243.000
- 25 gram: Rp67.974.000
- 50 gram: Rp135.668.000
- 100 gram: Rp271.231.000
- 250 gram: Rp677.876.000
- 500 gram: Rp1.354.161.000
Analisis Dahlan Consultant: Koreksi Harga Emas Masih Tergolong Wajar
Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai koreksi harga emas saat ini masih tergolong wajar dan dipengaruhi kombinasi faktor global, termasuk penguatan dolar AS serta aksi ambil untung investor setelah reli harga emas dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut dia, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang menarik untuk investasi jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. ***

