FDA Tarik 90 Ribu Botol Ibuprofen Anak karena Kontaminasi, Risiko Kesehatan Dinilai Rendah

Date:

DCNews, Los Angeles — Otoritas kesehatan Amerika Serikat menarik puluhan ribu botol obat pereda nyeri anak dari peredaran nasional setelah ditemukan indikasi kontaminasi benda asing, memicu kekhawatiran baru soal keamanan produk farmasi yang beredar luas di pasar.

Penarikan tersebut diumumkan oleh Food and Drug Administration (FDA) dalam laporan penegakan terbarunya. Lembaga itu menyatakan sebanyak 89.592 botol Children’s Ibuprofen Oral Suspension diproduksi oleh Taro Pharmaceuticals ditarik setelah muncul laporan adanya zat asing di dalam produk.

Keluhan konsumen menyebutkan ditemukannya “benda seperti gel” serta “partikel hitam” dalam cairan obat, yang biasa digunakan untuk meredakan demam dan nyeri pada anak-anak. Produk tersebut memiliki kandungan 100 mg per 5 ml dalam kemasan 120 ml.

FDA mengungkapkan, obat tersebut diproduksi di India oleh Strides Pharma Inc. dan telah didistribusikan secara luas di seluruh wilayah Amerika Serikat. Penarikan mencakup dua nomor lot, yakni 7261973A dan 7261974A, dengan tanggal kedaluwarsa hingga 31 Januari 2027.

Dalam klasifikasinya, FDA menetapkan kasus ini sebagai penarikan Kelas II—kategori yang menunjukkan bahwa paparan terhadap produk berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang bersifat sementara atau dapat ditangani secara medis. Risiko efek serius dinilai relatif kecil, namun tetap memerlukan tindakan pencegahan.

Penarikan ini dilakukan secara sukarela oleh perusahaan dan mulai berlaku sejak 2 Maret, serta hingga kini masih berlangsung.

Ibuprofen sendiri merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang umum digunakan untuk meredakan nyeri, demam, dan peradangan. Kasus ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam rantai produksi dan distribusi obat, terutama untuk produk yang ditujukan bagi anak-anak. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Beli Mobil Bekas dari Anggota Polisi, Warga NTT Kini Kehilangan Kendaraan karena Kredit Bermasalah

DCNews, Nagekeo — Sebuah kasus penarikan kendaraan di Kabupaten Nagekeo,...

Warning OJK Jabar, Waspadai Fenomena Doom Spending, Pinjol dan Paylater

DCNews, Bandung — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat...

Tersangka Korupsi MBG Bertambah: Kejagung Tahan Komisaris PT YAT Andri Mulyono

DCNews, Jakarta — Penyidikan dugaan korupsi dalam tata kelola Program...

Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026: Selecao Diunggulkan, ‘Singa Atlas’ Siap Ciptakan Kejutan

DCNews, Jakarta - Panggung Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan laga...