DCNews, Barabai — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, anggota MPR RI Aboe Bakar Alhabsyi mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan penunaian zakat sebagai langkah konkret memperkuat solidaritas sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi.
Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa (17/3/2026), di tengah suasana Ramadan yang identik dengan peningkatan kepedulian terhadap sesama.
Aboe, yang juga dikenal sebagai Habib Aboe, menekankan bahwa zakat tidak semata kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam membangun keadilan sosial di masyarakat. “Zakat adalah bentuk kesetiakawanan sosial yang mengajarkan kita untuk peduli dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri menjadi waktu paling tepat untuk memperkuat praktik berbagi, terutama bagi kelompok masyarakat yang menghadapi tekanan ekonomi.
Ia menilai, pengelolaan zakat yang optimal dan tepat sasaran dapat memberikan dampak langsung dalam menekan kesenjangan sosial. Penyaluran yang efektif, kata dia, tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, tetapi juga berkontribusi pada pemerataan kesejahteraan.
Lebih jauh, Habib Aboe mengaitkan praktik zakat dengan nilai-nilai dalam 4 Pilar MPR RI, khususnya semangat gotong royong dan keadilan sosial dalam Pancasila. Ia menyebut zakat sebagai wujud nyata implementasi nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menutup kegiatan, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai budaya sosial yang berkelanjutan, tidak terbatas pada bulan Ramadan. “Jika semangat berbagi terus dijaga, maka fondasi sosial masyarakat akan semakin kuat,” kata anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. ***

