DCNews, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan ribu penumpang berangkat dari sejumlah stasiun utama di wilayah Jakarta pada Senin (16/3/2026), dengan Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan paling padat.
Dari pantauan DCNews, Selasa (17/3/2026) pagi, aktivitas di stasiun-stasiun kereta dipenuhi calon pemudik yang membawa koper, tas besar, hingga paket oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Kepadatan penumpang terlihat di area peron, ruang tunggu, hingga pintu keberangkatan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik.
PT Kereta Api Indonesia mencatat sebanyak 23.259 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada hari tersebut. Angka ini menjadi salah satu indikator meningkatnya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Secara keseluruhan, masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 menunjukkan tren pemesanan tiket yang tinggi. KAI menyediakan total 1.076.196 kursi selama periode tersebut, dengan 719.988 tiket telah terjual hingga saat ini.
Sejumlah kereta api dengan tingkat permintaan tinggi dari Stasiun Pasar Senen selama periode mudik antara lain KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo. Kereta-kereta tersebut umumnya melayani rute jarak jauh menuju kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi tujuan utama pemudik.
Lonjakan penumpang tidak hanya terjadi di Stasiun Pasar Senen. Pada hari yang sama, 17.198 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Gambir, sementara 6.301 penumpang lainnya berangkat dari Stasiun Bekasi.
Peningkatan volume penumpang ini diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, mendekati puncak arus mudik Lebaran. Operator kereta api mengimbau masyarakat yang telah memiliki tiket untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari kepadatan saat proses boarding.
Tren Tingginya Pemesanan Tiket Kereta
Tren tingginya pemesanan tiket kereta api menunjukkan bahwa moda transportasi rel tetap menjadi pilihan utama pemudik, terutama untuk perjalanan jarak menengah dan jauh di Pulau Jawa. Selain faktor harga yang relatif terjangkau, kepastian waktu tempuh dan kenyamanan perjalanan menjadi alasan utama masyarakat beralih dari kendaraan pribadi atau bus ke kereta api.
Dengan tingkat penjualan tiket yang telah menembus lebih dari dua pertiga kapasitas, potensi lonjakan permintaan masih terbuka menjelang puncak mudik. Jika tren ini berlanjut, operator transportasi diperkirakan akan memaksimalkan perjalanan tambahan serta optimalisasi rangkaian kereta guna mengakomodasi lonjakan penumpang hingga akhir periode angkutan Lebaran. ***

