Maraknya Pinjaman Online di Kalangan Anak Muda, AIESEC UNJ Dorong Literasi Keuangan Lewat Youth Lead 6.0

Date:

DCNews, Jakarta — Tingginya paparan pinjaman online di kalangan generasi muda mendorong AIESEC in Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Youth Lead 6.0, sebuah inisiatif penguatan literasi keuangan dan kesiapan karier di era digital.

Berdasarkan data Statistik Lembaga Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2025, total outstanding pinjaman peer-to-peer (P2P) lending mencapai Rp76,16 triliun. Sekitar 50 persen di antaranya—setara Rp38,34 triliun—berasal dari peminjam berusia 19–34 tahun, kelompok usia produktif yang rentan terjerat utang akibat rendahnya literasi keuangan.

Menjawab tantangan tersebut, AIESEC in UNJ berkolaborasi dengan blu by BCA Digital menggelar Youth Lead 6.0 bertema “Level Up Finance – Discover Your Career Paths” di Menara blu, Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini. Kegiatan ini diikuti 65 peserta dari kalangan mahasiswa dan pemuda.

Program ini menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi pengambilan keputusan finansial yang sehat sekaligus penunjang kesiapan karier di tengah pesatnya perkembangan industri keuangan digital. Inisiatif ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-8, tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Rangkaian acara diawali dengan seminar bertajuk “Enhancing Career Readiness through Financial Literacy” yang menghadirkan pemateri dari blu by BCA Digital. Peserta dibekali pemahaman pengelolaan keuangan pribadi, tantangan gaya hidup konsumtif, serta gambaran peluang karier di sektor perbankan digital.

Sesi dilanjutkan dengan company visit dan aktivitas interaktif yang memberi peserta pengalaman langsung mengenal lingkungan kerja profesional. Salah satu peserta, Zakia, mengaku memperoleh wawasan baru terkait literasi keuangan sekaligus pengalaman berharga melihat praktik kerja di industri keuangan digital.

Melalui Youth Lead 6.0, AIESEC in UNJ berharap generasi muda semakin sadar pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, mampu meminimalkan risiko pinjaman online, serta membangun kesiapan karier yang berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Hillary Lasut Desak OJK Perketat Pengawasan Penagihan dan Lindungi Konsumen

DCNews, Jakarta — Ketika urusan kredit dan pembiayaan masuk...

OJK Buka Jalan Danantara, BI, dan Kemenkeu Jadi Pemegang Saham BEI

DCNews, Jakarta — Struktur kepemilikan Bursa Efek Indonesia (BEI)...

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 Jadi Rp2,628 Juta, Ini Daftar Harga Lengkap 21 September 2026

DCNews, Jakarta — Harga emas Antam kembali bergerak turun...

Ada Isu Pinjaman Online di Film “Lobang Buaya”, Ini Penjelasan Hanung Bramantyo

DCNews, Jember — Sutradara Hanung Bramantyo menjadikan kelompok Tujuh...