DCNews, Jakarta — Persija Jakarta harus pulang dengan kekalahan tipis usai takluk 0-1 dari Persib Bandung dalam laga klasik Liga 1 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu kemarin (11/1/2026). Meski kalah, pelatih Persija Mauricio Souza menilai timnya tampil dominan, namun gagal memaksimalkan peluang akibat lemahnya penyelesaian akhir dan kesalahan individu.
Gol cepat Beckham Putra pada menit kelima menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan yang berjalan ketat dan sarat duel fisik tersebut. Gol itu sekaligus mengamankan tiga poin penting bagi Persib di hadapan pendukungnya.
Usai laga, Mauricio Souza mengkritik kualitas pertandingan yang menurutnya jauh dari ideal. Ia menilai laga minim permainan teknis dan taktis, sehingga gagal menyuguhkan tontonan sepak bola yang menarik.
“Bagi saya, ini bukan pertandingan yang bagus, baik secara teknis maupun taktis. Siapa pun yang datang untuk menonton sepak bola hari ini hampir tidak melihat sepak bola sama sekali. Kedua tim nyaris tidak menciptakan peluang,” ujar Mauricio dalam konferensi pers pascalaga.
Mauricio juga menilai Persib lebih memilih bermain aman dengan pendekatan bertahan dan mengandalkan serangan balik. Menurutnya, Persija seharusnya tidak kalah jika mampu menghindari kesalahan mendasar.
“Kami tahu Persib bertahan dengan sangat baik dan hanya mengandalkan counter attack. Mereka tidak menciptakan banyak peluang. Kami kalah karena dua kesalahan individu. Itu analisis saya,” tegasnya.
Di sisi lain, kapten Persija Rizky Ridho menunjukkan sikap sportif dengan mengucapkan selamat kepada tuan rumah atas kemenangan yang diraih.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Persib atas tiga poin hari ini. Terima kasih atas sambutannya, dan kami tunggu di Jakarta,” kata Ridho singkat.
Secara statistik, Persija sebenarnya lebih menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 57 persen. Bahkan, Macan Kemayoran tetap tampil agresif meski harus bermain dengan sepuluh pemain hampir sepanjang babak kedua.
Sejumlah peluang emas sempat tercipta melalui Allano Lima yang tendangannya membentur tiang gawang, sepakan Emaxwell Souza yang digagalkan Teja Paku Alam, serta sundulan Van Basty Souza yang memicu kemelut di depan gawang Persib. Namun, ketajaman menjadi pembeda utama.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Persija gagal menyamakan kedudukan. Persib pun mengamankan kemenangan dalam duel klasik penuh tensi, sementara Persija harus menerima kenyataan pulang tanpa poin meski merasa lebih menguasai permainan. ***

