OJK Beberkan 300 Ribu Laporan Penipuan Keuangan: Warga Indonesia Rugi Rp49 Triliun dalam Setahun

Date:

DCNews, Jakarta — Gelombang penipuan keuangan digital di Indonesia kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, sejak 22 November 2024 hingga 15 November 2025, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah menerima hampir 300.000 laporan penipuan dari masyarakat di seluruh Tanah Air. Angka itu setara dengan 900–1.000 laporan setiap hari, mencerminkan krisis kepercayaan di ruang digital Indonesia.

Kepala Departemen Pelindungan Konsumen OJK, Rudy Agus Purnomo Raharjo, menyebutkan, lonjakan laporan ini menjadi sinyal darurat bagi pemerintah, industri keuangan, dan publik untuk bersatu menekan kejahatan siber.

“Dengan masyarakat yang melapor hampir 300 ribu, setiap hari IASC menerima 900–1.000 laporan orang tertipu. Saya agak teriris dengan kondisi ini,” ujar Rudy dalam peluncuran GASA State of Scams 2025 Indonesia Report di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Rudy menegaskan, penanganan kasus penipuan tak bisa dilakukan secara parsial. “Yang kita hadapi bukan lagi individu, tapi sindikat. Karena itu, semua pihak harus bergandengan tangan,” katanya.

IASC Masih Belum Dikenal Luas

Ketua Sekretariat Satgas PASTI OJK, Hudiyanto, menilai rendahnya tingkat pelaporan cepat juga disebabkan minimnya pemahaman publik tentang keberadaan IASC.

“Itu fakta pertama. Fakta kedua, dari hampir 300 ribu laporan, hanya 0,9 persen yang melapor dalam waktu kurang dari satu jam. Padahal uang korban biasanya hilang dalam waktu singkat,” tuturnya.

Ia menambahkan, sistem hukum dan peraturan yang mengatur penanganan kejahatan siber sudah tertinggal jauh.

“Kita harus berubah, seperti Singapura yang sudah mulai memperbarui ketentuan mereka,” tegas Hudiyanto.

Kerugian Publik Mencapai Rp49 Triliun

Ketua Global Anti-Scam Alliance (GASA) Indonesia, Reski Damayanti, mengungkapkan bahwa penipuan digital telah merusak fondasi kepercayaan publik.

“Untuk memulihkan kepercayaan publik, Indonesia perlu memperkuat sistem pencegahan penipuan dengan teknologi canggih seperti AI, serta memperkuat kemitraan dan regulasi yang jelas,” ujarnya.

Country Manager Mastercard Indonesia sekaligus Wakil Ketua GASA Indonesia Chapter, Aileen Goh, menambahkan bahwa kepercayaan adalah fondasi utama ekonomi digital yang sehat.

“Menjaga kepercayaan membutuhkan aksi kolektif. Mastercard berkomitmen berbagi intelijen, berinvestasi dalam inovasi, dan memperkuat ketahanan siber bagi masyarakat Indonesia,” kata Aileen.

Hasil Survei GASA 2025: Warga Semakin Rentan

Organisasi nirlaba GASA melakukan survei daring terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia pada 26 Februari–14 Maret 2025.

Hasil survei menunjukkan:

  • 66% orang dewasa Indonesia pernah mengalami penipuan digital dalam setahun terakhir.
  • Total kerugian mencapai Rp49 triliun, atau rata-rata Rp1,7 juta per korban.
  • Platform terbanyak digunakan pelaku adalah aplikasi pesan instan dan SMS, yang menargetkan korban secara personal.

📊 INFOGRAFIK: Potret Kejahatan Finansial Digital di Indonesia (2025)

Jumlah Laporan Penipuan (IASC):
🟦 300.000 laporan (Nov 2024–Nov 2025)
📈 Rata-rata 900–1.000 laporan per hari

Jenis Kanal yang Paling Banyak Digunakan Scammer:
1️⃣ Pesan Instan & SMS – 58%
2️⃣ Media Sosial – 22%
3️⃣ Email & Phishing – 12%
4️⃣ Situs E-commerce Palsu – 8%

Dampak Ekonomi:
💸 Total Kerugian: Rp49 triliun
👥 Jumlah Korban: 66% orang dewasa Indonesia
🕒 Laporan cepat (<1 jam): hanya 0,9%

Upaya Pencegahan yang Direkomendasikan OJK & GASA:

  • Peningkatan literasi digital nasional
  • Penggunaan teknologi pendeteksi penipuan berbasis AI
  • Kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan platform digital
  • Pembaruan regulasi anti pencucian uang dan perlindungan konsumen

Kesimpulan

Lonjakan kasus penipuan keuangan menjadi cermin lemahnya literasi digital dan koordinasi antar-lembaga. Jika tidak segera diperkuat dengan regulasi modern, sistem keamanan siber, serta kolaborasi publik-swasta, kepercayaan terhadap ekonomi digital Indonesia bisa runtuh. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Diduga Debt Collector Leasing Rampas Mobil Warga di Gorontalo, Polisi Amankan Satu Unit Kendaraan

DCNews, Gorontalo — Aparat Polsek Mananggu, Kabupaten Pohuwato, mengamankan satu...

Aria Bima Tegaskan Pilkada Langsung Amanat Konstitusi yang Tak Bisa Ditawar

DCNews, Jakarta — Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari...

Gugatan ke MK: Celah Persetujuan Data Pribadi Dinilai Picu Penyalahgunaan Pinjol

DCNews, Jakarta— Ketika negara berupaya membangun perlindungan data pribadi...

Desa Pondasi Bangsa, Habib Aboe: Harus Jadi Subjek Pembangunan

DCNews, Jakarta — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai...