DCNews, Jakarta — Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan finansial digital, transparansi dan keamanan data menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik. Menjawab kebutuhan itu, PT Agregasi Cermat Indonesia (Cermati) meluncurkan fitur baru bernama “Laporan Kredit”, yang dirancang untuk membantu pengguna memantau kesehatan finansial sekaligus melindungi identitas mereka dari potensi penyalahgunaan.
“Kini Cermati menghadirkan fitur unggulan Laporan Kredit yang memberikan informasi menyeluruh tentang riwayat kredit dan membantu menjaga reputasi finansial pengguna,” kata Fuk Fung Lestario, CEO PT Agregasi Cermat Indonesia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Menurutnya, fitur ini memungkinkan pengguna mengetahui setiap aktivitas kredit yang tercatat atas nama mereka. Jika muncul pinjaman atau kartu kredit baru tanpa sepengetahuan pengguna, sistem akan mendeteksinya lebih awal—memberi kesempatan untuk segera melapor ke lembaga keuangan terkait.
“Pemantauan seperti ini penting untuk mencegah penyalahgunaan identitas dan memastikan reputasi kredit tetap aman dalam jangka panjang,” ujarnya.
Antarmuka Sederhana dan Mudah Dipahami
Berbeda dari laporan keuangan konvensional yang sering sulit dimengerti, Laporan Kredit Cermati disajikan dengan bahasa sederhana dan visualisasi data yang menarik. Pengguna tidak perlu memahami istilah teknis perbankan untuk mengetahui kondisi finansialnya.
Seluruh proses, mulai dari pendaftaran hingga melihat laporan, dilakukan sepenuhnya secara online melalui aplikasi Cermati hanya dalam hitungan menit. “Pengguna bisa mengecek kondisi kredit kapan saja dan di mana saja, langsung dari ponsel,” jelas Fuk Fung.
Cermati juga menawarkan fleksibilitas akses sesuai kebutuhan pengguna, bekerja sama dengan biro kredit resmi berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan keamanan dan keandalan data.
Lapisan Proteksi Tambahan untuk Identitas Digital
Dengan maraknya kejahatan siber dan pinjaman online ilegal, fitur Laporan Kredit diharapkan menjadi lapisan proteksi tambahan bagi pengguna. Laporan ini memuat berbagai informasi penting seperti status kolektibilitas, pinjaman terlambat, portofolio pinjaman, hingga detail cicilan yang sedang berjalan.
Jika ada aktivitas kredit mencurigakan, pengguna dapat segera mengambil langkah mitigasi. “Fitur ini bukan hanya alat pemantauan, tapi juga sistem deteksi dini untuk keamanan data pribadi,” kata Fuk Fung.
Dorong Literasi dan Edukasi Finansial
Selain menghadirkan data kredit yang komprehensif, Cermati juga memberikan edukasi finansial berupa tips dan penjelasan tentang faktor-faktor yang memengaruhi skor kredit. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta mendorong kebiasaan mengelola keuangan secara lebih bijak.
Untuk memperluas jangkauan pengguna, Cermati memberikan pengecekan pertama secara gratis. Setelah itu, pengguna dapat memilih paket berbayar yang fleksibel:
- Rp19.000 untuk 1 kali update laporan,
- Rp49.000 untuk 3 kali update laporan, dan
- Rp69.000 untuk 6 kali update laporan.
Pembayaran bisa dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari transfer bank, kartu kredit, e-money, hingga mini market.
Langkah Strategis Dorong Keuangan Digital Aman
Dengan fitur Laporan Kredit, Cermati menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem keuangan digital yang transparan, aman, dan inklusif. Fitur ini tidak hanya membantu pengguna memahami kondisi finansial mereka, tetapi juga melindungi dari risiko penyalahgunaan identitas yang semakin sering terjadi di era digital.
“Visi kami adalah membuat layanan keuangan yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga mampu menciptakan rasa aman bagi setiap pengguna,” pungkas Fuk Fung. ***

