Tersedak Utang Pinjol? Asep Dahlan Bongkar Jurus Bebas dari Jeratan Ilegal dan Legal

Date:

DCNews, Jakarta – Konsultan keuangan Asep membeberkan strategi menyelamatkan diri dari jerat pinjaman online (pinjol) yang membuat ribuan masyarakat terjebak dalam utang berbunga mencekik. Menurutnya, solusi untuk pinjol ilegal dan legal tidak sama, dan kesalahan langkah bisa membuat korban semakin terpuruk.

“Kalau ilegal, fokusnya adalah perlindungan diri. Kalau legal, fokusnya negosiasi dan restrukturisasi,” tegas pendiri Dahlan Consultant yang akrab disapa Kang Dahlan kepada DCNews, Selasa (12/8/2025).

Pinjol Ilegal: Stop Bayar, Lawan dengan Bukti!

Asep Dahlan menegaskan, pinjol ilegal tidak memiliki dasar hukum untuk menagih utang. Biasanya mereka mengandalkan ancaman, pelecehan, hingga penyebaran data pribadi.

Langkah cepat yang disarankan:

  1. Hentikan pembayaran setelah memastikan itu pinjol ilegal.
  2. Kumpulkan semua bukti ancaman (screenshot, rekaman, pesan).
  3. Lapor ke polisi, OJK, dan Kominfo untuk pemblokiran aplikasi.
  4. Amankan data pribadi dengan mengganti akun dan sandi.

“Jangan takut. Mereka tidak bisa bawa kasus ini ke pengadilan. Justru kita harus serang balik dengan jalur hukum,” kata Asep Dahlan.

Pinjol Legal: Jangan Kabur, Ajak Negosiasi!

Berbeda dengan pinjol ilegal, platform resmi yang diawasi OJK memiliki prosedur penagihan dan opsi restrukturisasi. Strategi bertahan:

  1. Hubungi pihak pinjol sebelum jatuh tempo.
  2. Minta restrukturisasi cicilan atau perpanjangan tenor.
  3. Negosiasi bunga agar beban berkurang.
  4. Prioritaskan utang berbunga tinggi agar tidak membengkak.

“Kalau legal, ada pintu solusi. Asal komunikasi lancar dan ada itikad baik, mereka biasanya mau memberi keringanan,” ujarnya.

Kunci Utama: Edukasi dan Deteksi Dini

Asep Dahlan mengingatkan, sebelum meminjam, masyarakat wajib mengecek legalitas penyedia pinjaman di situs OJK. “Jangan cuma lihat pencairan cepat. Cek dulu apakah itu legal,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah memperluas literasi keuangan, khususnya bagi kelompok rentan. “Kalau tidak ada edukasi, jebakan utang akan terus jadi masalah nasional,” tegas Asep Dahlan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dorong Regulasi AI, Habib Aboe Bakar: Teknologi Harus Dikendalikan Manusia

DCNews, Jakarta – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial...

Ancaman Siber Meningkat, Legislator PDIP Dorong Literasi Digital Jadi Pilar Pertahanan Negara

DCNews, Jakarta — Di tengah percepatan transformasi digital yang...

Kasus Roy Suryo Masuk Tahap Baru, KMI Apresiasi Pelimpahan Berkas ke Kejati DKI

DCNews, Jakarta — Proses hukum kasus yang menyeret nama mantan...

Lonjakan Penipuan Keuangan Digital 2026: Satgas PASTI Hentikan 951 Pinjol Ilegal, Modus Kian Canggih

DCNews, Jakarta — Gelombang penipuan di sektor keuangan digital menunjukkan...