OJK Kembangkan Ekosistem Buah Naga di Kalteng, Pembiayaan Tembus Rp6,85 Miliar

Date:

DCNews, Palang Karaya— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengembangan ekosistem komoditas buah naga di Kalimantan Tengah sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Program tersebut tidak hanya menyasar peningkatan produksi di tingkat petani, tetapi juga memperkuat rantai pasok, akses pembiayaan, hingga kepastian pasar melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi baru berbasis komoditas unggulan daerah. Dengan dukungan pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan pembeli hasil panen (offtaker), OJK menargetkan pengembangan buah naga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Kami berupaya mengembangkan komoditas buah naga guna memberi nilai tambah ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, saat dihubungi dari Palangka Raya, Minggu (31/5/2026).

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kalimantan Tengah Tahun 2026 melalui pengembangan komoditas buah naga. Kesepakatan itu melibatkan Pemerintah Kota Palangka Raya, lembaga jasa keuangan, kelompok pembudi daya buah naga, serta offtaker sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi daerah yang terintegrasi.

Menurut OJK, kerja sama tersebut bertujuan memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan yang memiliki prospek pasar menjanjikan di Kalimantan Tengah.

Sebelum penandatanganan PKS dilakukan, OJK telah menjalankan serangkaian tahapan penguatan ekosistem, mulai dari focus group discussion (FGD), kajian program, hingga koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), lembaga jasa keuangan, dan calon offtaker. Hasilnya, buah naga ditetapkan sebagai komoditas unggulan Kalimantan Tengah untuk tahun 2026.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, sektor perbankan telah menyalurkan pembiayaan kepada para pembudi daya. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan kredit sebesar Rp6,5 miliar, sementara PT Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan pembiayaan senilai Rp350 juta.

Selain memperkuat akses modal usaha, program ini juga mulai terintegrasi dengan agenda ketahanan pangan nasional. Sebanyak 440 kilogram buah naga telah disiapkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Katingan.

Ke depan, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pendampingan kepada para pembudi daya, serta memperkuat sistem monitoring dan evaluasi guna memastikan keberlanjutan program dan dampaknya terhadap perekonomian daerah.

Pengembangan komoditas berbasis ekosistem seperti buah naga dinilai menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Dengan dukungan pembiayaan yang memadai, kepastian pasar, serta pendampingan berkelanjutan, komoditas lokal diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

UU Satu Data Indonesia: Jangan Biarkan Data Rakyat Menjadi Senjata Industri Pinjol

Oleh: Asep Dahlan (Konsultan Keuangan dan Pendiri Dahlan Consultants...

Status WhatsApp Debt Collector Berisi Kata-kata Kasar Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik di Tegal

DCNews, Tegal – Unggahan status WhatsApp yang berisi rekaman...

Habiburokhman Singgung Watergate Indonesia saat Dorong RUU Penyadapan

DCNews, Jakarta - Praktik penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

UU Satu Data Indonesia Harus Hentikan Tumpang Tindih Data dan Lindungi Privasi Masyarakat

DCNews, Jakarta – Ketidakakuratan data pemerintah berpotensi membuat masyarakat...