DCNews, Jakarta — Harga emas batangan di Indonesia pada Jumat (24/4/2026) pagi kompak mengalami penurunan di seluruh merek utama. Data terbaru dari laman Sahabat Pegadaian per pukul 06.30 WIB menunjukkan tren koreksi harga yang terjadi setelah sehari sebelumnya masih berada di level lebih tinggi.
Penurunan paling dalam terjadi pada emas Antam yang terkoreksi Rp26.000 per gram, dari Rp2.944.000 menjadi Rp2.918.000. Sementara itu, emas Galeri24 turun Rp22.000 ke level Rp2.813.000 per gram dari sebelumnya Rp2.835.000. Emas UBS juga ikut melemah Rp18.000 menjadi Rp2.859.000 per gram dari Rp2.877.000.
Koreksi harga ini mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar emas global, yang biasanya dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, dinamika suku bunga, serta aksi ambil untung investor setelah reli harga dalam beberapa waktu terakhir.
Pegadaian menyediakan emas Galeri24 dengan variasi ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram. Adapun harga emas Antam biasanya diperbarui melalui laman Logam Mulia setelah pukul 08.30 WIB.
Rincian Harga Emas Hari Ini
Emas Galeri24:
- 0,5 gram: Rp 1.475.000
- 1 gram: Rp 2.813.000
- 2 gram: Rp 5.558.000
- 5 gram: Rp 13.794.000
- 10 gram: Rp 27.514.000
- 25 gram: Rp 68.413.000
- 50 gram: Rp 136.719.000
- 100 gram: Rp 273.302.000
- 250 gram: Rp 681.576.000
- 500 gram: Rp 1.363.152.000
- 1.000 gram: Rp 2.726.303.000
Emas Antam:
- 0,5 gram: Rp 1.512.000
- 1 gram: Rp 2.918.000
- 2 gram: Rp 5.772.000
- 3 gram: Rp 8.632.000
- 5 gram: Rp 14.352.000
- 10 gram: Rp 28.647.000
- 25 gram: Rp 71.487.000
- 50 gram: Rp 142.891.000
- 100 gram: Rp 285.701.000
Emas UBS:
- 0,5 gram: Rp 1.545.000
- 1 gram: Rp 2.859.000
- 2 gram: Rp 5.673.000
- 5 gram: Rp 14.018.000
- 10 gram: Rp 27.890.000
- 25 gram: Rp 69.587.000
- 50 gram: Rp 138.888.000
- 100 gram: Rp 277.666.000
- 250 gram: Rp 693.959.000
- 500 gram: Rp 1.386.288.000
Analisis dan Kesimpulan Dahlan Consultant
Di tengah tren penurunan ini, pelaku pasar diimbau tetap mencermati pergerakan global sebelum mengambil keputusan investasi. Konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, Asep Dahlan, menilai koreksi harga emas justru bisa menjadi momentum akumulasi bagi investor jangka panjang.
“Emas secara historis tetap menjadi instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Penurunan seperti ini lebih tepat dilihat sebagai peluang beli bertahap, bukan sinyal untuk keluar dari pasar,” ujar pria yang akrab disapa Kang Dahlan tersebut. ***

