DPR RI Angkat Produk UMKM dan Isu Lingkungan di Konferensi Parlemen OKI ke-19

Date:

DCNews, Jakarta — Dalam upaya memperkenalkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke panggung internasional, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menyatakan bahwa Indonesia menyisipkan elemen lokal dalam gelaran Konferensi ke-19 Uni Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (PUIC).

Konferensi yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada 12–15 Mei 2025 itu tidak hanya membahas tata kelola pemerintahan dan penguatan institusi, tetapi juga menjadi ajang diplomasi budaya dan ekonomi melalui sajian produk UMKM Indonesia.

“Kami ingin UMKM kita diberi panggung di forum internasional,” ujar Mardani pada Selasa (14/5/2025), di sela-sela acara konferensi.

Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan makanan ringan khas Indonesia yang dikonsumsi para delegasi dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Setiap sesi konferensi menyajikan dua jenis camilan lokal, seperti rempeyek dan keripik ubi celembu, yang dipasok oleh pelaku UMKM dari kawasan Jabodetabek.

Lebih dari sekadar promosi produk lokal, Mardani menekankan bahwa konferensi tahun ini juga mengusung konsep ramah lingkungan. DPR RI sebagai tuan rumah menginisiasi penerapan green conference, termasuk penggunaan kemasan makanan berbahan daur ulang dan sistem penyajian yang menghindari pemborosan.

“Kita gunakan kemasan yang reusable, ada tanda hijaunya. Bukan plastik biasa. Masalah besar kita adalah food waste. Jadi kami dorong pengambilan makanan secukupnya, kalau kurang bisa tambah, tapi rata-rata satu sudah cukup,” kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Konferensi ke-19 PUIC mengangkat tema Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience, dan dihadiri oleh delegasi parlemen dari negara-negara OKI. Selain sebagai forum diplomasi politik, acara ini juga menjadi ruang promosi nilai-nilai keberlanjutan dan kearifan lokal Indonesia di mata dunia Islam. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

TWP90 Pinjol Tembus 5,36 Persen, Kredit Macet Melampaui Batas OJK

DCNews, Jakarta – Kualitas pembiayaan industri pinjaman online (pinjol)...

UU Satu Data Indonesia: Jangan Biarkan Data Rakyat Menjadi Senjata Industri Pinjol

Oleh: Asep Dahlan (Konsultan Keuangan dan Pendiri Dahlan Consultants...

Status WhatsApp Debt Collector Berisi Kata-kata Kasar Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik di Tegal

DCNews, Tegal – Unggahan status WhatsApp yang berisi rekaman...

Habiburokhman Singgung Watergate Indonesia saat Dorong RUU Penyadapan

DCNews, Jakarta - Praktik penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...