Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, UBS Tembus Rp2,98 Juta per Gram

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan di pasar ritel domestik terpantau stabil pada perdagangan Jumat pagi (6/2/2026), di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap arah kebijakan global dan pergerakan harga emas dunia. Data dari laman resmi Sahabat Pegadaian menunjukkan, harga emas UBS bertahan di level Rp2.988.000 per gram, sementara Galeri24 berada di Rp2.974.000 per gram.

Pantauan pada pukul 08.11 WIB memperlihatkan harga kedua produk emas tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi terakhir pada Kamis sore. Pegadaian mencatat, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan pembaruan harga dari produsen.

Untuk produk Galeri24, emas ditawarkan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Sementara emas UBS tersedia dengan pilihan berat 0,5 gram hingga 500 gram, yang menyasar kebutuhan investor ritel hingga kolektor logam mulia.

Adapun harga emas Antam yang dipasarkan melalui laman resmi Logam Mulia biasanya diperbarui setelah pukul 08.30 WIB, sehingga belum tercantum dalam pembaruan pagi ini.

Daftar Harga Emas Galeri24 di Pegadaian

  • 0,5 gram: Rp1.560.000
  • 1 gram: Rp2.974.000
  • 2 gram: Rp5.876.000
  • 5 gram: Rp14.581.000
  • 10 gram: Rp29.085.000
  • 25 gram: Rp72.319.000

50 gram: Rp144.525.000

  • 100 gram: Rp288.907.000
  • 250 gram: Rp720.493.000
  • 500 gram: Rp1.440.989.000
  • 1.000 gram: Rp2.881.971.000

Daftar Harga Emas UBS di Pegadaian

  • 0,5 gram: Rp1.615.000
  • 1 gram: Rp2.988.000
  • 2 gram: Rp5.929.000
  • 5 gram: Rp14.652.000
  • 10 gram: Rp29.149.000
  • 25 gram: Rp72.731.000
  • 50 gram: Rp145.163.000
  • 100 gram: Rp290.212.000
  • 250 gram: Rp725.316.000
  • 500 gram: Rp1.448.292.000
Analisis Pasar: Stabilnya Enas Domestik, Cerminan Konsolidasi Pasar 

Stabilnya harga emas domestik mencerminkan konsolidasi pasar setelah reli panjang yang dipicu ketidakpastian global, mulai dari tensi geopolitik, arah suku bunga bank sentral utama, hingga fluktuasi nilai tukar rupiah. Di tengah ekspektasi bahwa bank sentral global belum akan memangkas suku bunga secara agresif, emas masih diposisikan sebagai aset lindung nilai (safe haven) jangka menengah.

Namun, ruang kenaikan harga dalam jangka pendek cenderung terbatas, sehingga investor ritel disarankan lebih selektif—memanfaatkan koreksi harga sebagai momentum akumulasi ketimbang mengejar harga di level puncak. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Terlilit Pinjol, Mahasiswi Unair Akui Gunakan Dana KIP-K dan Bidikmisi Rp103 Juta

DCNews, Surabaya — Seorang mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) berinisial YIP...

Rampok Rp76 Juta Akibat Terjerat Pinjol, Pria di Pelalawan Tusuk Karyawan Perusahaan 27 Kali

DCNews, Pelalawan — Tekanan utang pinjaman online dan kebiasaan berjudi...

Literasi Keuangan Pelajar dan Mahasiswa Naik pada 2025, OJK Sulselbar Perluas Edukasi hingga Daerah

DCNews, Makassar — Tingkat pemahaman keuangan di kalangan pelajar dan...

Aksi Damai di Jakarta, Ribuan Petani dan Pedagang Apresiasi Program Prabowo

DCNews, Jakarta — Ribuan massa dari berbagai organisasi masyarakat menggelar...