Harga Emas Dunia Naik Lagi, Kini Dekati US$3.350/Troy Ons

Date:

DCNews, Washington.D.C – Emas memperpanjang kenaikan pada hari Jumat setelah pertumbuhan data lapangan kerja Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan. Hal ini mendorong spekulasi bahwa bank setral AS atau Federal Reserve (Fed) akan menurunkan suku bunga.

Pantau DSNews, emas diperdagangkan mendekati US$3.350/troy ons, hanya kurang US$150 dari rekor bulan April, karena sebuah laporan menunjukkan bahwa ketersediaan lapangan kerja meningkat 73.000 pada bulan Juli setelah revisi turun tajam pada beberapa bulan terakhir.

Imbal hasil Treasury AS bertenor dua tahun turun sebanyak 19 basis poin (bps). Imbal hasil yang lebih rendah dan biaya pinjaman adalah penarik bagi emas, yang tidak membayar bunga.

The Fed berada di bawah tekanan yang meningkat dari Presiden Donald Trump untuk mengekang biaya pinjaman setelah mempertahankan tingkat bunga pada hari Rabu. Swap akan sepenuhnya turun di bulan Oktober, dengan peluang untuk turun di bulan September.

Serangkaian tarif terbaru Trump terhadap barang-barang dari seluruh dunia juga meningkatkan daya tarik emas sebagai safe haven. Gedung Putih terus maju dengan rencana yang membuat berbagai negara menghadapi beberapa tarif AS yang paling tinggi sejak tahun 1930-an, sekitar enam kali lebih tinggi daripada setahun yang lalu – rata-rata sekitar 15%.

Ekuitas memperpanjang aksi jual di tengah kekhawatiran bahwa pungutan besar-besaran dapat memperlambat ekonomi terbesar di dunia.

Harga emas telah melonjak sekitar seperempat tahun ini karena ketidakpastian atas kebijakan Trump dan jalur suku bunga The Fed, bersama dengan ketegangan geopolitik, memicu permintaan akan aset-aset safe haven. Namun, logam mulia ini telah diperdagangkan dalam kisaran yang relatif ketat baru-baru ini di tengah tanda-tanda bahwa para investor telah semakin terbiasa dengan perkembangan perdagangan.

Emas spot naik 1,9% menjadi US$3.350,82 per ons pada pukul 14:23 di London. Perak, platinum, dan paladium juga diperdagangkan lebih tinggi. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,9%. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Gandeng 27 Asosiasi Profesi, Perkuat Tata Kelola Keuangan Hadapi Risiko Fraud dan AI

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng 27...

Cicilan Kendaraan Macet? Ini Cara Ajukan Restrukturisasi agar Tak Berujung Penarikan

DCNews, Jakarta — Angsuran kendaraan yang menunggak tidak selalu...

Pendanaan Pindar dari Perbankan Capai 75,59%, AFPI Ungkap Tren Kolaborasi

DCNews, Jakarta — Perbankan nasional semakin berperan dalam mendukung...

Vicky Shu Buka Suara soal Teror Pinjol, Foto KTP dan Gambar Tak Pantas Dikirim

DCNwes, Jakarta — Penyanyi Vicky Shu mengaku mendapat teror...